Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembajakan Karya dalam Novel Yellowface Karya R. F. Kuang dan Selamat Tinggal Karya Tere Liye: Kajian Sosiologi Sastra Alan Swingewood: Penelitian Kadir, Herson; Lakoro, Nur’ain; Hersya Nur Azizah, Andi; Bagoe, Widyawati; Huntala, Mutmainnah; Apadu, Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4632

Abstract

Novel YellowFace karya R.F. Kuang dan Selamat tinggal oleh Tere Liye sama-sama memberikan analisis tajam mengenai praktik plagiarisme, meskipun berada dalam konteks dan latar belakang yang berbeda. Penelitian ini memanfaatkan dua karya sastra untuk dibandingkan berdasarkan kajian sosiologi sastra dengan pendekatan kompratif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni mendeskripsikan pembajakan dalam novel Yellowface karya R. F. Kuang dan Selamat Tinggal karya Tere Liye sebagai sumber data penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan pada kedua novel tersebut diantaranya, dengan cara (1) memilih novel, kemudian dibaca dengan teliti, (2) menyusun dan mengklasifikasikan data yang telah diperoleh secara sistematis untuk memudahkan dalam menganalisis data tersebut, (3) mendeskripsikan data yang telah ditemukan dalam bentuk kalimat atau uraian, (4) menyimpulkan hasil penelitian yang telah diteliti secara keseluruhan. Hasil analisis menunjukan pembajakan karya dalam novel Yellowface, digambarkan secara ekstrim melalui tindakan tokoh utama yang secara sadar mencuri naskah milik temannya. Sementara itu, dalam novel Selamat Tinggal, pembajakan karya ditampilkan secara sistematis dan melibatkan banyak pihak dalam pembajakan buku. Tindakan ini tidak sekadar berupa pencurian naskah secara individual, tetapi lebih kepada reproduksi dan distribusi karya sastra secara ilegal.
Perilaku Tokoh Protagonis dan Antagonis pada Naskah Drama ”Bila Malam Bertambah Malam” Karya Putu Wijaya Apadu, Rahman; Arsadi, Nurlena; Bagtayan, Zilfa Achmad
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 15, No 3 (2025): (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v15i3.37556

Abstract

Drama script is a text that contains dialogue with descriptions of the characters in it. This study aims to describe (a) the behavior of the protagonist (b) the behavior of the antagonist and (c) its implications in learning literature in schools. A descriptive qualitative approach is utilized. Using words or images to describe the phenomena of the actions of the existing protagonist and antagonist characters. Characters' actions in passages from Putu Wijaya's "Bila Malam Bertambah Malam" (a play) and classroom instruction in literature served as the basis for the study. Data collection techniques were taking notes, reading repeatedly, and observing at school. The data analysis technique used qualitative descriptive, by studying the drama script of the protagonist and antagonist characters and literature learning in schools. The results of the study showed that (1) the behavior of the protagonist depicted in the drama script "Bila Malam Bertambah Malam" in the character Nyoman has a helpful, patient, sincere and good behavior (2) the behavior of the antagonist in the character Gusti Biang has a rude, arrogant, inhumane, and immoral behavior. In addition, in its implications for literature learning in schools, it can be done using the literature teaching method.