Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Filtrasi Air Berbasis Material Alam Jerami Untuk Meningkatkan Kualitas Air: Penelitian Susilawati, Susilawati; Selamat Ariady Tampubolon; Siti Adelia Arsita; Dinda Fitriyani; Qory Adinda Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4694

Abstract

Ketersediaan air bersih yang memenuhi standar kesehatan masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah, terutama pada masyarakat yang bergantung pada air sumur. Permasalahan utama yang sering dijumpai adalah rendahnya kualitas air akibat tingginya kandungan logam besi (Fe) dan mangan (Mn) serta buruknya kualitas fisik air, seperti kekeruhan, warna, dan bau. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak kesehatan apabila air digunakan secara terus menerus tanpa pengolahan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh proses filtrasi air berbasis material alami jerami terhadap penurunan kandungan Fe dan Mn secara indikatif, meningkatkan kualitas fisik air, serta menentukan kombinasi media filtrasi yang paling optimal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen sederhana melalui perbandingan kondisi air sebelum dan sesudah proses filtrasi. Sistem filtrasi dirancang menggunakan media alami dan mineral yang disusun secara berlapis, meliputi jerami, arang sekam padi, karbon aktif, pasir silika, kerikil zeolit, dan spons Aquadine. Parameter yang diamati meliputi kekeruhan, warna, dan bau air, yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan skor penilaian kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses filtrasi memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas air sumur. Terjadi penurunan indikatif kandungan Fe dan Mn yang ditunjukkan oleh berkurangnya bau logam dan warna kekuningan air. Kualitas fisik air mengalami peningkatan signifikan, ditandai dengan air yang lebih jernih, tidak berwarna, dan tidak berbau. Kombinasi media filtrasi berlapis terbukti lebih efektif dibandingkan penggunaan media tunggal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem filtrasi air berbasis material alami jerami merupakan solusi sederhana, ekonomis, dan aplikatif dalam meningkatkan kualitas air sumur, sehingga berpotensi menjadi teknologi tepat guna untuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DALAM MENYIKAPI BENCANA BANJIR DI MTSN 1 LANGKAT Naufal Allamsyah; Nasution , Aditya Raihan; Muhammad Jidan Al Khoir; Bagas Prayoga Lubis; Selamat Ariady Tampubolon; Meutia Nandha
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol. 5 No. 1 (2026): HIKMAYO : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v5i1.381

Abstract

Indonesia is a country that has a fairly high level of vulnerability to natural disasters, especially floods. Floods often occur due to natural factors or human activities. School children are a vulnerable group who need adequate management education and knowledge in dealing with flood disasters. This research aims to determine the relationship between levels of knowledge in responding to flood disasters at MTsN 1 Langkat. This research uses quantitative methods with a pretest and posttest survey design on 66 students. The research instrument is a questionnaire consisting of 10 questions regarding definitions, causes, signs, initial actions, preparedness, mitigation and use of information related to flooding. Data analysis was carried out using paired sample t-test. The results show an increase in almost all material before and after being given education. definition of flood, before being given education 71% to 89%, signs of flooding, before being given education 41% to 61%, use of information, before being given education 71% to 88%. The average knowledge score from 2.14 pretest increased to 7.39 posttest. The paired sample t test produced a very statistically significant difference t = -29.462; p < 0.05, which indicates the effectiveness of disaster education in increasing students' knowledge. It is hoped that the program to increase knowledge about flood disasters can increase preparedness in school areas.