Safitri, Dwi Rahma
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN SEMANTIK ONOMATOPE BAHASA INDONESIA DALAM NOVEL PERFECT PARTNER KARYA LEA ARMILA Safitri, Dwi Rahma; Prayogi, Rahmat
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 4 (2025): December (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i4.1045

Abstract

This study aims to describe the forms and meanings of onomatopoeia found in the novel Perfect Partner by Lea Armelia and to explain their semantic functions within the context of the story. This research employs a qualitative descriptive method using the reading and note-taking technique to collect data in the form of onomatopoeic words that appear in the novel’s text. The data were analyzed using the referential equivalent method by considering the contextual meanings and the situations surrounding their use. The results reveal two types of onomatopoeia: those that imitate inanimate sounds and those that imitate sounds occurring in the surrounding environment. The identified sound forms include ting, tok-tok, tut, brak, bruk, tak, bug, and plak. Through the use of these onomatopoeic expressions, the author successfully creates realistic and expressive effects that make readers feel as if they can hear the events directly. Semantically, the onomatopoeia in this novel function as markers of contextual meaning that enrich the aesthetic and linguistic value of the literary work.
TINDAK LOKUSI, ILOKUSI, DAN PERLOKUSI DALAM KOMUNIKASI PENJUAL DENGAN PEMBELI DI PASAR SRIBHAWONO Safitri, Dwi Rahma; Rusminto, Nurlaksana Eko; Sumarti, Sumarti
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i2.2117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam komunikasi antara penjual dan pembeli di Pasar Sribhawono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa tuturan dalam interaksi jual beli yang diperoleh melalui teknik observasi, rekam, dan catat. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam interaksi jual beli di pasar terdapat berbagai bentuk tindak tutur, yaitu (1) tindak lokusi berupa kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif yang berfungsi menyampaikan informasi secara langsung, (2) tindak ilokusi yang didominasi oleh tindak tutur direktif dan asertif yang digunakan untuk meminta, menawarkan, membujuk, dan meyakinkan, serta (3) tindak perlokusi yang menimbulkan efek berupa perubahan sikap atau tindakan mitra tutur, seperti menerima tawaran, memberikan respons, atau melakukan transaksi. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi di pasar tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga persuasif dan kontekstual.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KONJUNGSI SUBORDINATIF PADA TAKARIR AKUN INSTAGRAM @PERPUSNAS.GO.ID Safitri, Dwi Rahma; Sumarti, Sumarti; Widodo, Mulyanto; Sumarta, I Wayan Ardi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1455

Abstract

Penggunaan bahasa pada media sosial institusi resmi perlu memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar karena media sosial menjadi sarana komunikasi publik yang bersifat informatif dan edukatif. Salah satu aspek kebahasaan yang penting dalam membangun keterpaduan kalimat adalah penggunaan konjungsi subordinatif. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan ketidaktepatan penggunaan konjungsi yang dapat memengaruhi kejelasan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan konjungsi subordinatif pada takarir akun Instagram @perpusnas.go.id. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa takarir yang mengandung konjungsi subordinatif dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teknik padan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penggunaan konjungsi subordinatif seperti untuk, yang, dan kalau telah digunakan dengan tepat sesuai kaidah bahasa Indonesia. Namun, ditemukan beberapa kesalahan, yaitu penggunaan konjungsi karena yang menyebabkan fragmen kalimat serta penggunaan konjungsi biar yang termasuk ragam bahasa informal dan kurang sesuai dalam konteks bahasa resmi. Kesalahan struktur klausa ditemukan pada tiga data, sedangkan ketidaktepatan ragam bahasa ditemukan pada dua data. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan konjungsi subordinatif dalam media sosial institusi sudah cukup baik, tetapi masih perlu perbaikan dalam hal kelengkapan struktur kalimat dan pemilihan ragam bahasa baku. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pembelajaran bahasa Indonesia serta evaluasi penggunaan bahasa pada media sosial resmi.