Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode kejar target dalam program karantina 30 hari hafal Al- Qur’an, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan metode kejar target, serta mengetahui hasil akhir dari pelaksanaan metode kejar target dalam program karantina 30 hari hafal Al- Qur’an di Pondok Pesantren Miftahul Huda Siwatu Wonosobo. Penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi pengasuh pesantren, ustadz/ustadzah tahfidz, serta santri pemula. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode kejar target menitikberatkan pada jumlah target yang harus dicapai setiap harinya yaitu satu hari satu juz. Faktor pendukung keberhasilan metode ini meliputi motivasi dan ambisi dari diri sendiri, teman, lingkungan, serta pembatasan penggunaan ponsel. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu rasa malas, lelah, serta sering izin untuk pulang. penerapan metode kejar target dalam program karantina tahfidz 30 hari hafal Al- Qur'an di PP Miftahul Huda mampu membantu santri dalam mencapai target hafalan sehingga santri mampu menghafalkan Al- Qur'an dalam waktu singkat.