Ilham Maskur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE KEJAR TARGET DALAM PROGRAM KARANTINA TAHFIDZ 30 HARI HAFAL AL- QUR’AN DI PP MIFTAHUL HUDA SIWATU WONOSOBO Fatkhurrohman; Diana Dwiyanti; Muti Kurniati; Alisa Qodrunada Munawaroh; Syahira Suci Almaidani; Ilham Maskur
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode kejar target dalam program karantina 30 hari hafal Al- Qur’an, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan metode kejar target, serta mengetahui hasil akhir dari pelaksanaan metode kejar target dalam program karantina 30 hari hafal Al- Qur’an di Pondok Pesantren Miftahul Huda Siwatu Wonosobo. Penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi pengasuh pesantren, ustadz/ustadzah tahfidz, serta santri pemula. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode kejar target menitikberatkan pada jumlah target yang harus dicapai setiap harinya yaitu satu hari satu juz. Faktor pendukung keberhasilan metode ini meliputi motivasi dan ambisi dari diri sendiri, teman, lingkungan, serta pembatasan penggunaan ponsel. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu rasa malas, lelah, serta sering izin untuk pulang. penerapan metode kejar target dalam program karantina tahfidz 30 hari hafal Al- Qur'an di PP Miftahul Huda mampu membantu santri dalam mencapai target hafalan sehingga santri mampu menghafalkan Al- Qur'an dalam waktu singkat.
PERAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 2 WONOSOBO Muti Kurniati; Azza Aulia Gladis Puspita Dewi; Ilham Maskur; Salis Irvan Fuadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perpustakaan sekolah dalam mendukung pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Wonosobo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah, khususnya perpustakaan digital, memiliki peran yang signifikan dalam mendukung proses pembelajaran PAI. Ketersediaan koleksi Al-Qur’an yang memadai serta berbagai referensi keislaman membantu siswa memperoleh sumber belajar yang lebih luas. Integrasi perpustakaan dalam pembelajaran dilakukan melalui kegiatan literasi, penugasan berbasis riset, dan pemanfaatan media digital yang mampu meningkatkan minat, kreativitas, serta hasil belajar siswa. Siswa yang aktif memanfaatkan perpustakaan menunjukkan pemahaman materi yang lebih baik, kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi, dan kebiasaan belajar mandiri yang lebih kuat. Namun demikian, pemanfaatan perpustakaan masih menghadapi beberapa kendala, terutama keterbatasan akses internet, kurangnya pembaruan koleksi buku sesuai perkembangan kurikulum, serta belum optimalnya penataan koleksi keagamaan secara tematik. Penelitian ini juga menemukan adanya inovasi layanan berupa perpustakaan keliling pada masa pandemi yang menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga akses literasi siswa. Selain itu, sinergi antara guru PAI dan pengelola perpustakaan menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai sumber belajar. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koleksi digital, pengembangan pojok baca islami, serta peningkatan kolaborasi antara guru dan pustakawan guna mendukung pembelajaran PAI yang lebih efektif dan relevan di era digital.