Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar menuntut strategi dan media pembelajaran yang mampu mengonkretkan konsep-konsep abstrak agar sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa yang berada pada tahap operasional konkret. Salah satu materi IPA yang bersifat abstrak adalah sistem tata surya, karena melibatkan konsep planet, orbit, serta fenomena gerak benda langit yang tidak dapat diamati secara langsung. Keterbatasan media pembelajaran menyebabkan rendahnya pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media miniatur Solar System berbasis model pembelajaran Discovery Learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi sistem tata surya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain pra-eksperimen jenis One-Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian terdiri atas 27 siswa kelas VI SDN A Nagri Kaler. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa 15 soal pilihan ganda dan dokumentasi pendukung. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan N-Gain untuk mengetahui tingkat peningkatan hasil belajar siswa setelah perlakuan diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,7017 dengan kategori tinggi, yang mengindikasikan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan pembelajaran. Selain itu, hasil analisis kemampuan kognitif tingkat tinggi (C4–C6) menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator, dengan capaian tertinggi pada ranah mengkreasi (C6). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media miniatur Solar System dengan model Discovery Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi sistem tata surya di sekolah dasar.