Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kesesuaian Modul Ajar Mahasiswa PGSD dengan Karakteristik Kurikulum Merdeka Nurhajati, Ayu Rahayu; Easter Merryetta Simanjuntak; Nenden Permas Hikmatunisa; Ali Azhar Herdiansyah; Alpita Noviyanti; Rosdillah Eka Putri; Siti Salwa Salsabila; Wulan Sapitri
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.464

Abstract

Modul ajar merupakan bahan ajar yang dapat digunakan untuk acuan dalam memberikan materi selama pembelajaran. Selain itu, modul merupakan penunjang bagi kegiatan pembelajaran. Namun demikian, masih banyak mahasiswa PGSD yang tidak dapat menyusun modul untuk membantu mereka dalam mengajar dan mengembangkan potensi diri. Oleh sebab itu, kegiatan pelatihan penyusunan modul ajar berbasis kurikulum merdeka ini akan memberikan keuntungan bagi mahasiswa PGSD. Sebagai calon pendidik, mahasiswa PGSD akan dapat mengajar baik dengan bahan ajar yang ada serta mampu meningkatkan kualitas keterampilan pendidik, serta siswa mendapatkan materi yang terstruktur dan sistematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yang  bersifat kualitatif deskriptif, memfokuskan pada pemahaman mendalam terkait kesesuaian modul ajar tugas mahasiswa PGSD dengan karakteristik kurikulum merdeka. Pendampingan modul ajar mahasiswa PGSD ini dapat membantu keberlangsungan belajar bagi peserta didik. Hal ini ditunjukkan dari modul yang dihasilkan mahasiswa PGSD sudah disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, Mahasiswa PGSD juga memiliki bahan ajar yang baik untuk penyampaian materi dan siswa dapat menguasai materi yang diberikan dengan baik.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KALIMAT SPOK PADA SISWA KELAS 3 SD Easter Merryetta Simanjuntak; Najwa Pitriani; Wina Mustikaati; Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani; Nurbaiti Syifa Widaningsih; Silvia Maharani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i4.8036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) terhadap struktur kalimat Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan (SPOK). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep SPOK, yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif dan menarik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sampel penelitian melibatkan 19 siswa kelas 3A di SDN 1 Nagrikaler, Kabupaten Purwakarta. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TGT efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap kalimat SPOK. Terdapat peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa setelah diterapkan model ini. Aktivitas pembelajaran yang melibatkan kerja kelompok, permainan edukatif, dan turnamen menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi, serta mengoptimalkan pemahaman siswa. Model ini juga membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial seperti kerja sama, komunikasi, dan sportivitas. Dengan demikian, TGT direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa di tingkat sekolah dasar.
Pengembangan Instrumen Representasi Matematis untuk Pemahaman Konsep Bangun Datar di Sekolah Dasar: Development of Mathematical Representation Instruments for Understanding Flat Building Concepts in Elementary Schools Easter Merryetta Simanjuntak; Laili Lutfianah; Nazwa pahira sopianti; Hafiziani Eka Putri; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6667

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi matematis, membuat indikator representasi matematis yang tepat, dan menilai kemampuan representasi matematis dengan materi bangun datar yang valid. Dalam proses pengembangan instrumen matematika, ada lima soal uraian atau esai. Pengembangan terdiri dari kegiatan untuk merencanakan ujian, membuat bagian isi soal, dan memverifikasi isi. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan instrumen yang sesuai guna meningkatkan kemampuan pemahaman siswa terhadap konsep bangun datar serta konsep matematika melalui representasi visual, simbolik, dan verbal, yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam geometri dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 22 siswa kelas 5 SD sebagai sampel. Hasil analisis menunjukkan tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi yang menandakan instrumen tersebut efektif dalam menilai kemampuan siswa. Meski demikian, terdapat kendala pada beberapa soal yang kurang jelas dalam indikator visualnya, sehingga ilustrasi tambahan dan penyempurnaan kalimat soal diperlukan untuk memudahkan pemahaman siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini mengindentifikasikan bahwa pengembangan instrumen representasi matematis yang valid sangat penting untuk mendukung pemahaman siswa terhadap konsep dasar matematika, khususnya pada bangun datar.
Realistic Matematic Education (Rme) Sebagai Solusi Konpseptual Dalam Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar: Kajian Literatur Sistemtis: Realistic Mathematical Education (RME) as a Conceptual Solution in Mathematics Learning in Elementary Schools: A Systematic Literature Review Easter Merryetta Simanjuntak; Febby Deca Lestari; Laili Lutfianah; Nazwa Pahira Sopianti; Hafiziani Eka Putri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9642

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa secara bermakna. Salah satu pendekatan yang dinilai relevan untuk menjawab permasalahan tersebut adalah Realistic Mathematics Education (RME), yang menekankan keterkaitan antara konsep matematika dan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Realistic Mathematics Education sebagai solusi konseptual dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar melalui kajian literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Sebanyak 12 artikel nasional periode 2021–2025 dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang disusun menggunakan kerangka PICOS. Data dianalisis melalui open coding dan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola implementasi, dampak, serta hambatan penerapan RME. Hasil kajian menunjukkan bahwa RME secara konsisten diterapkan melalui penggunaan konteks nyata, media konkret, diskusi matematis, dan proses matematisasi bertahap. Pendekatan ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, motivasi, dan keterlibfatan siswa dalam pembelajaran matematika. Meskipun demikian, implementasi RME masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, kesiapan guru, dan ketersediaan media pembelajaran. Secara keseluruhan, RME memiliki potensi kuat sebagai solusi konseptual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Efektivitas Media Miniatur Solar System Dalam Pembelajaran Tata Surya Berbasis Discovery Learning: The Effectiveness of Miniature Solar System Media in Discovery Learning-Based Solar System Learning Sheva Febriant Zahra Khoerunnisa; Fiddini Nafa Eka Rohmaningsih; Ayu Rahayu Nurhajati; Sherina Herdiana Putri; Mochammad Fadhlan Dzikrulloh; Dwiky Nurfauzi; Easter Merryetta Simanjuntak; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9863

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar menuntut strategi dan media pembelajaran yang mampu mengonkretkan konsep-konsep abstrak agar sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa yang berada pada tahap operasional konkret. Salah satu materi IPA yang bersifat abstrak adalah sistem tata surya, karena melibatkan konsep planet, orbit, serta fenomena gerak benda langit yang tidak dapat diamati secara langsung. Keterbatasan media pembelajaran menyebabkan rendahnya pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media miniatur Solar System berbasis model pembelajaran Discovery Learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi sistem tata surya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen desain pra-eksperimen jenis One-Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian terdiri atas 27 siswa kelas VI SDN A Nagri Kaler. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa 15 soal pilihan ganda dan dokumentasi pendukung. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan N-Gain untuk mengetahui tingkat peningkatan hasil belajar siswa setelah perlakuan diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,7017 dengan kategori tinggi, yang mengindikasikan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan pembelajaran. Selain itu, hasil analisis kemampuan kognitif tingkat tinggi (C4–C6) menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator, dengan capaian tertinggi pada ranah mengkreasi (C6). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media miniatur Solar System dengan model Discovery Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi sistem tata surya di sekolah dasar.