Produk kuliner mahasiswa yang dijual di bazar kampus perlu mendapat penilaian langsung dari konsumen agar bisa dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan. Pada bazar kewirausahaan di Universitas Pendidikan Indonesia, Kampus Purwakarta, Happy Bloom Bites dikenalkan sebagai camilan berbahan dasar ubi ungu dan beberapa olahan lain. Penelitian ini mengkaji penilaian konsumen terhadap rasa, tekstur, harga, kemasan, minat beli ulang, serta kesediaan merekomendasikan, sekaligus melihat bagian mana yang masih perlu diperbaiki. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan survei kuesioner kepada 20 pengunjung bazar yang sudah membeli dan mencoba Happy Bloom Bites. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner skala Likert 1–3 untuk aspek rasa, tekstur, harga, kemasan, minat beli, dan rekomendasi, disertai pertanyaan terbuka tentang kelebihan, kekurangan, dan saran pengembangan produk. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata setiap aspek dan mengelompokkannya ke kategori rendah, cukup, dan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek kualitas produk berada pada kategori baik. Rata-rata penilaian rasa sebesar 2,45 dan tekstur 2,50 menunjukkan bahwa konsumen menilai produk sudah enak dan memiliki tekstur yang disukai. Kesesuaian harga dengan mutu dan keterjangkauan harga memperoleh nilai rata-rata 2,50 dan 2,55 sebagai yang tertinggi, sehingga harga dianggap terjangkau dan sepadan dengan kualitas. Desain kemasan dan kemampuan kemasan melindungi produk masing-masing bernilai rata-rata 2,40, sedangkan minat membeli kembali dan kesediaan merekomendasikan memperoleh 2,40 dan 2,45, yang menandakan adanya peluang pembelian ulang dan promosi dari mulut ke mulut. Masukan dari responden menunjukkan perlunya perbaikan ukuran dan tampilan kemasan serta penambahan varian rasa baru. Secara umum, Happy Bloom Bites diterima dengan baik oleh konsumen kampus, dengan prioritas pengembangan pada perbaikan kemasan dan inovasi rasa agar kepuasan dan daya saing produk semakin meningkat.