Noor Arida Sofiana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antara Sistem dan Nurani: Dekolonisasi Pengelolaan Human Capital Melalui Epistemologi Islam (Bayani, Burhani, Irfani) Fauzan Fadli; Noor Arida Sofiana; Nazifah Husainah
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL SEKRETARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam praktik Human Capital Management (HCM) modern, manusia kerap diperlakukan sebagai objek sistem teknokratis dinilai atas dasar produktivitas, efisiensi, dan data kuantitatif. Paradigma ini mengaburkan dimensi spiritual dan moral dari manusia sebagai subjek bernilai. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi alternatif pengelolaan SDM yang lebih etis dan manusiawi melalui pendekatan epistemologi Islam: bayani (normatif- hukum), burhani (rasional-analitik), dan irfani (reflektif-spiritual). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif reflektif, menggunakan desain autoetnografi dan semiotik- naratif, serta teknik analisis tematik berdasarkan metode Braun & Clarke. Data diperoleh dari refleksi naratif, ilustrasi visual, dan 81 responden praktisi HCM melalui survei terbuka. Hasilnya menunjukkan lima tema besar yang menyoroti dehumanisasi sistem, konflik etika, dan pentingnya spiritualitas dalam praktik HCM. Integrasi pendekatan bayani–burhani–irfani terbukti memberikan kerangka yang lebih utuh dalam pengambilan kebijakan SDM. Dengan demikian, epistemologi Islam berperan penting dalam proses dekolonisasi manajemen, dan dapat menjadi fondasi rekonstruksi sistem HCM berbasis nilai. Kata-kata Kunci: Dekolonisasi, human capital, Epistemologi Islam (bayani, burhani, irfani)
Pengembangan Tipologi Perawat Rawat Inap Berbasis Komitmen Organisasi, Komunikasi Efektif, dan Lingkungan Kerja untuk Strategi Managemen Sumber Daya Manusia di Rumah Sakit Swasta Kabupaten Bekasi: Pendekatan Analisis Klaster Noor Arida Sofiana; Budi Syamtoro
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL SEKRETARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perilaku caring merupakan bentuk kinerja layanan dan perilaku kerja prososial yang krusial dalam organisasi pelayanan kesehatan. Namun, pendekatan pengelolaan sumber daya manusia di rumah sakit masih didominasi oleh asumsi homogenitas karyawan, sehingga belum mampu menangkap variasi karakteristik perawat secara komprehensif. Berangkat dari perspektif manajemen sumber daya manusia strategis, penelitian ini bertujuan mengembangkan tipologi perawat rawat inap berdasarkan komitmen organisasi, komunikasi efektif, dan lingkungan kerja menggunakan pendekatan person-centered, serta menganalisis implikasinya terhadap perilaku caring. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif potong lintang dengan melibatkan 94 perawat rawat inap di rumah sakit swasta Kabupaten Bekasi. Data dianalisis menggunakan K-means cluster analysis untuk membentuk tipologi perawat, diikuti dengan uji ANOVA untuk menguji perbedaan perilaku caring antar klaster. Hasil analisis mengidentifikasi dua klaster utama, yaitu klaster dengan dukungan organisasional tinggi dan klaster dengan dukungan organisasional rendah. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan perilaku caring yang signifikan antara kedua klaster (F = 115,980; p < 0,05), di mana perawat dengan dukungan organisasional tinggi menunjukkan perilaku caring yang lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan segmentasi sumber daya manusia berbasis klaster memberikan dasar empiris yang lebih presisi bagi perumusan strategi manajemen sumber daya manusia rumah sakit. Secara teoretis, penelitian ini memperluas kajian MSDM di sektor kesehatan melalui penerapan pendekatan person-centered, sementara secara praktis hasilnya mendukung pengembangan kebijakan pengelolaan perawat yang lebih kontekstual dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan. Kata kunci: manajemen sumber daya manusia; cluster analysis; komitmen organisasi; komunikasi efektif; lingkungan kerja; perilaku caring.