Siti Zahrotul Fajriyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN SIGNAGE SYSTEM UNTUK PENUNJANG PARIWISATA DESA CIASMARA R. Bhima Danniswara; Trimalda Nur Fitriati; Siti Zahrotul Fajriyah; Zarona Zalfa Ananda; Alifa Sarha Fasha
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6069

Abstract

Desa Wisata Ciasmara memiliki potensi unggulan berbasis pertanian, perikanan, dan wisata alam, dengan fokus pada wisata curug dan pemandian air panas, namun pengembangannya terhambat oleh ketiadaan penunjuk arah menuju lokasi wisata serta belum adanya label penamaan yang jelas sehingga wisatawan kesulitan mencapai titik-titik wisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merancang signage yang mempermudah wisatawan dan masyarakat lokal dalam mengakses dan mengenali titik lokasi wisata di Desa Ciasmara. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tiga pilar utama, yaitu partisipasi aktif masyarakat dalam proses perancangan, aksi nyata melalui pembuatan dan penyediaan desain signage, serta riset sistematis untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi dan karakteristik visual yang sesuai dengan konteks desa. Luaran yang dihasilkan berupa signage siap pasang dan desain signage siap produksi yang dirancang sesuai prinsip kejelasan informasi dan keterbacaan. Respon awal masyarakat lokal menunjukkan bahwa signage dinilai bermanfaat dalam membantu penyebaran informasi rute menuju lokasi wisata dan meningkatkan kemudahan navigasi di kawasan desa wisata. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan pengelolaan Desa Wisata Ciasmara melalui peningkatan kualitas informasi dan aksesibilitas, yang diharapkan mendukung keberlanjutan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
PELATIHAN PEMANFAATAN SCRUM UNTUK MANAJEMEN TIM DI SMK CITRA NEGARA DEPOK Dea Wemona Rahma; Siti Zahrotul Fajriyah; Deki Satria; Qilbaaini Effendi Muftikhali; Hesmi Aria Yanti; Zuki Pristiantoro Putro
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7083

Abstract

Perkembangan zaman dan teknologi menuntut peseta didik atau siswa untuk tidak hanya memiliki kemampuan problem-solving dan nilai yang bagus saja. Siswa perlu dibekali dengan keterampilan 4C yaitu Communication, Collaborative, Critical Thinking, hingga Creativity and Innovation. Keterampilan kolaborasi menekankan kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain dan mengelola tim. Kolaborasi dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan yang kompleks dan memerlukan keterlibatan dari berbagai disiplin ilmu. Kolaborasi juga sangat dibutuhkan di era digital yang memungkinkan semua orang untuk saling terhubung dari mana pun dan kapan pun. Siswa memerlukan kemampuan untuk beradaptasi dan mengatasi perubahan yang cepat. Hal ini mendorong tim abdimas untuk memberikan pelatihan kepada para siswa di SMK Citra Negera Depok. Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan Scrum dan melatih kemampuan kolaborasi para siswa. Scrum adalah pendekatan dalam proyek dinamis yang dirancang untuk menyelesaikan suatu permasalahan secara iteratif. Scrum menekankan pentingnya kolaborasi tim dan komunikasi yang efektif. Pelatihan ini membahas apa itu Scrum dan bagaimana Scrum dapat membantu mereka dalam hal manajemen tim. Pelatihan ini dihadiri oleh 140 siswa yang terbagi menjadi dua sesi. Tiap sesinya dihadiri oleh sekitar 70 siswa. Secara garis besar, rangkaian kegiatan pelatihan dimulai dengan penyampaian materi. Kemudian dilanjutkan dengan sesi games yang memungkinkan siswa untuk secara langsung mempraktikkan Scrum secara nyata. Peserta pelatihan dibagi menjadi beberapa kelompok dengan anggota 5-8 orang. Selama sesi games berlangsung, para siswa terlihat senang dan antusias. Setelah sesi games berakhir, para siswa mendiskusikan apa yang telah mereka pelajari dari games yang baru saja dimainkan. Sebelum kegiatan pelatihan berakhir, tim abdimas meminta para siswa untuk mengisi kuesioner umpan balik. Hasil yang didapatkan yaitu 77 persen peserta merasa bahwa materi pelatihan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Peserta juga merasa bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami. Dari segi animo, peserta dan pihak sekolah sangat antusias mengikuti kegiatan workshop dan berharap kegiatan workshop seperti ini diadakan kembali di periode berikutnya