Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Scientific Knowledge Requirements from the Perspective of Philosophy of Science in the Digital Age Sausan, Mona Alyaa; Hasanah, Laila Rahmi; M. Sirozi, M. Sirozi
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.6625-6652

Abstract

Scientific knowledge in higher education increasingly faces challenges in the digital age where information proliferation and technological transformation threaten scientific integrity. This systematic literature review examined philosophical requirements of scientific knowledge from ontological, epistemological, and axiological perspectives. Using purposive sampling across SCOPUS and Web of Science databases, 45 peer-reviewed studies published 2020-2025 were analyzed through qualitative content analysis with hermeneutic interpretation guided by PRISMA 2020 guidelines and assessed using AMSTAR 2 checklist. Findings revealed that scientific knowledge requires ontological clarity regarding nature and structure, epistemological rigor through empirical and systematic processes, and axiological grounding in ethical values. Institutions implementing comprehensive frameworks integrating these three philosophical dimensions across teaching, research, and community engagement demonstrated 15-20 percent improvements in student engagement and academic performance. The study concludes that explicit philosophical integration is essential for maintaining institutional credibility and societal relevance. However, significant implementation gaps persist between institutional mission statements and operational practices across higher education institutions worldwide.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN K.H. HASYIM ASY’ARI SERTA RELEVANSINYA BAGI SEKOLAH DAN PESANTREN DI KAWASAN MELAYU Mananna, Muhammad Albab; Mukjizat, Lailatul; Sausan, Mona Alyaa; Mansur, Abu; Nurlaila, Nurlaila
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1181

Abstract

Sebagai ulama besar dan pendiri Pesantren Tebuireng, K.H. Hasyim Asy’ari merumuskan pendidikan Islam yang mengutamakan pentingnya adab, integritas moral, dan penyempurnaan akhlak sebagai inti pembelajaran. Artikel ini mengkaji secara komprehensif pemikiran pendidikan K.H. Hasyim Asy’ari serta relevansinya bagi sekolah dan pesantren pada kawasan Melayu. Studi ini menerapkan metode kualitatif dengan memanfaatkan pendekatan kajian literatur pustaka, melalui analisis literatur klasik maupun kontemporer relevan dengan konsep pendidikan beliau. Hasil kajian mengemukakan bahwasannya pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari mencakup beberapa aspek fundamental, yaitu tujuan pendidikan yang berorientasi pada pembentukan insan bertakwa, karakteristik guru sebagai figur teladan, sistem pendidikan berbasis nilai-nilai teosentris, integrasi ilmu agama serta ilmu umum, metode pembelajaran pesantren seperti bandongan dan sorogan, serta evaluasi bukan cuma menilai aspek kognitif akan tetapi terkait perilaku dan pengamalan ilmu. Pada konteks sekolah dan pesantren di wilayah Melayu, meliputi Indonesia bagian barat, Malaysia, Brunei, dan komunitas Melayu lainnya,gagasan Hasyim Asy’ari terbukti sangat relevan. Nilai-nilai akhlak, penghormatan terhadap guru, keseimbangan antara tradisi dan modernitas, serta pelestarian kitab kuning selaras dengan budaya masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi adab dan moralitas. Dengan demikian, pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari dapat dijadikan landasan filosofis serta praktis terhadap penguatan pendidikan Islam di kawasan Melayu, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi tanpa kehilangan identitas keilmuan dan karakter keislaman.