Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Ternak Dengan Pendekatan Animal Welfare Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Zoonosis Di Kelompok Ternak Makmur II Pertiwi, Vindo Rossy; Nurhayati; Sinaga, Desi Maria; Santi, Melia Afnida; Maradon, Gusma Gama; Suryani, Heni; Novian, Deni; Mubarohadi, Rio; Alfauzi, Brilian Agus
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 2 No 2 (2025): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v2i2.4591

Abstract

Desa Gisting Atas merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Jumlah penduduk di desa Gisting Atas sebanyak 2.618 jiwa. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan peternak yang tergabung dalam Kelompok Ternak Makmur II. Kelompok Ternak Makmur II beranggotakan 20 orang dengan komoditas ternak yang dipelihara yaitu kambing. banyak sekali ancaman yang mereka hadapi dalam proses pengembangan usaha pemeliharaan ternak salah satunya adalah penyakit zoonosis yang dapat mengancam kesehatan ternak dan juga pemiliknya. Tantangan terbesar saat ini yaitu bagaimana sedapat mungkin memperkecil kemungkinan penularan penyakit zoonosis yang berasal dari manusia ke ternak ataupun sebaliknya dengan pendekatan animal welfare. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai November 2025 di Kelompok Ternak Makmur II Desa Gisting Atas, Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Sasaran penyuluhan pengolahan limbah pertanian menjadi hijauan pakan ternak adalah anggota kelompok ternak sebanyak 15 orang. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, serta tahap monitoring dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan mengisi pre-test yang sudah disiapkan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak sebelum dilakukan penyuluhan. Dari 8 pertanyaan yang disampaikan menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan dari peternak, yang semula hanya sebesar 18,33% pengetahuan, meningkat menjadi 87,50% berdasarkan hasil penilaian post-test. Peningkatan pengetahuan ini menjadi acuan bahwasannya materi yang disampaikan menarik dan relevan dengan kondisi pada Kelompok Ternak Makmur II. Kesimpulan dari kegiatan tersebut yaitu besar antusiasme baik dari masyarakat setempat. Peningkatan kesehatan ternak dengan pendekatan animal welfare diharapkan dapat menekan tingkat penularan penyakit zoonosis pada ternak.