Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EVALUASI KUALITAS FISIK SILASE AMPAS TAHU DENGAN PENAMBAHAN AMPAS TEH Sinaga, Desi Maria; Rais, Harfina
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v6i2.53920

Abstract

Tingginya jumlah limbah ampas teh di Indonesia menjadi salah satu masalah yang harus diselesaikan. Pengolahan ampas teh menjadi pakan merupakan salah satu upaya pemanfaatan limbah industri hingga saat ini. Ruminansia yang mengonsumsi ampas tahu cukup tinggi sebagai sumber protein nabati, namun masalah penyimpanan dikarenakan tingginya kadar air ampas tahu sering menjadi masalah. Pengolahan menjadi silase salah satu upaya dalam pengawetan ampas tahu. Selain itu, penggunaan aditif sering menjadi pilihan oleh peternak untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas silase. Limbah ampas teh yang saat ini banyak dimanfaatkan di Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk dunia peternakan. Penggunaan ampas teh juga dimanfaatkan sebagai aditif pakan. Penelitian ini ampas teh dimanfaatkan sebagai aditif pada silase ampas tahu. Kemudian, diamati kualitas fisik silase ampas tahu setelah adanya penambahan aditif ampas teh. Berdasarkan hasil penelitian penambahan ampas teh tidak berpengaruh nyata terhadap kualitas fisik silase ampas tahu. Perlu dilakukan penelitian lanjut terhadap penggunaan proteksi dengan bahan berprotein tinggi.
Edukasi Kesehatan Ternak Dengan Pendekatan Animal Welfare Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Zoonosis Di Kelompok Ternak Makmur II Pertiwi, Vindo Rossy; Nurhayati; Sinaga, Desi Maria; Santi, Melia Afnida; Maradon, Gusma Gama; Suryani, Heni; Novian, Deni; Mubarohadi, Rio; Alfauzi, Brilian Agus
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 2 No 2 (2025): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v2i2.4591

Abstract

Desa Gisting Atas merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Jumlah penduduk di desa Gisting Atas sebanyak 2.618 jiwa. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan peternak yang tergabung dalam Kelompok Ternak Makmur II. Kelompok Ternak Makmur II beranggotakan 20 orang dengan komoditas ternak yang dipelihara yaitu kambing. banyak sekali ancaman yang mereka hadapi dalam proses pengembangan usaha pemeliharaan ternak salah satunya adalah penyakit zoonosis yang dapat mengancam kesehatan ternak dan juga pemiliknya. Tantangan terbesar saat ini yaitu bagaimana sedapat mungkin memperkecil kemungkinan penularan penyakit zoonosis yang berasal dari manusia ke ternak ataupun sebaliknya dengan pendekatan animal welfare. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai November 2025 di Kelompok Ternak Makmur II Desa Gisting Atas, Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Sasaran penyuluhan pengolahan limbah pertanian menjadi hijauan pakan ternak adalah anggota kelompok ternak sebanyak 15 orang. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, serta tahap monitoring dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan mengisi pre-test yang sudah disiapkan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak sebelum dilakukan penyuluhan. Dari 8 pertanyaan yang disampaikan menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan dari peternak, yang semula hanya sebesar 18,33% pengetahuan, meningkat menjadi 87,50% berdasarkan hasil penilaian post-test. Peningkatan pengetahuan ini menjadi acuan bahwasannya materi yang disampaikan menarik dan relevan dengan kondisi pada Kelompok Ternak Makmur II. Kesimpulan dari kegiatan tersebut yaitu besar antusiasme baik dari masyarakat setempat. Peningkatan kesehatan ternak dengan pendekatan animal welfare diharapkan dapat menekan tingkat penularan penyakit zoonosis pada ternak.
Potential of Andaliman Fruit Extract (Zanthoxylum acanthopodium) As A Natural Feed Additive on the Income Over Feed and Chick Cost (IOFCC) of Broiler Chickens Santi, Melia Afnida; Nurhayati, Nurhayati; Suryani, Heni; Maradon, Gusma Gama; Sinaga, Desi Maria; Pertiwi, Vindo Rossy; Elvan, Elvan; Karima, Fadhila Nurul
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 29 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v29i1.53579

Abstract

Background: The increase in feed and DOC costs has become the main factor squeezing the profit margins of broiler chicken businesses. Various phytogenic feed additives have been reported to improve production performance, but most studies still focus on biological parameters such as weight gain and feed conversion. Studies evaluating its impact on economic indicators, particularly Income Over Feed and Chick Cost (IOFCC), are still limited, especially regarding the use of local plants such as andaliman (Zanthoxylum acanthopodium). Objective: This study aims to analyze the effect of adding Andaliman extract in the feed on the IOFCC value of broiler chickens as an indicator of economic production performance. Method: The research was conducted over 28 days using a completely randomized design (CRD) with five treatments and four replications: P0 (without extract), P1 (0.5%), P2 (0.75%), P3 (1%), and P4 (1.25%). The observed parameters include feed price, ration cost, final weight, selling price, income, and IOFCC value. Data were analyzed descriptively and quantitatively based on actual economic evaluation. Results: The addition of Sichuan pepper extract increased final weight, income, and IOFC value. The highest IOFCC value was obtained in P4 at Rp 23,805.65/head, followed by P3 at Rp 22,994.75/head, while the lowest was in P2 at Rp 14,575.50/head. The 1–1.25% level shows the best economic efficiency, which is suspected to be related to the activity of bioactive compounds such as flavonoids and terpenoids. Conclusion: Andaliman extract at levels of 1–1.25% has the potential to serve as a natural feed additive based on local resources to enhance the efficiency and sustainability of broiler chicken farming.
Penerapan Teknologi Inovatif Herbal Mineral Blok (HMB) dalam Rangka Pemberdayaan Peternak dan Optimalisasi Pakan Kambing Santi, Melia Afnida; Sinaga, Desi Maria; Suryani, Heni; Pertiwi, Vindo Rossy; Hapsari, Intan Kamilia; Rais, Harfina
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i4.1029

Abstract

Kelompok Tani Mandiri di Desa Rajabasa Baru, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur merupakan salah satu kelompok peternak kambing yang mengalami permasalahan pada usaha ternaknya, seperti kematian kambing dan pertumbuhan yang tidak optimal. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan asupan nutrisi, khususnya mineral dan zat tambahan pakan lainnya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan teknologi tepat guna berupa pembuatan Herbal Mineral Blok (HMB) sebagai inovasi suplemen pakan untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas kambing. Kegiatan dilakukan melalui metode sosialisasi, demonstrasi langsung, dan pendampingan kepada peternak mengenai bahan, alat, formulasi, serta teknik pembuatan HMB dari bahan lokal yang mudah diperoleh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peternak sangat antusias dan memahami manfaat penggunaan HMB sebagai suplemen pakan alternatif serta menyatakan kesiapan untuk menerapkannya secara mandiri dalam usaha ternak. Kesimpulannya, penerapan teknologi HMB ini berpotensi menjadi solusi inovatif yang mudah diadopsi oleh peternak skala kecil dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan efisiensi pakan kambing.
Effectiveness of Acetone and Aquadest Solvents on the Extraction of Acacia mangium Bark as Candidate Feed Additive Sinaga, Desi Maria; Pertiwi, Vindo Rossy; Suryani, Heni; Santi, Melia Afnida; Maradon, Gusma Gama; Alamsyah, Alamsyah; Shobiiah, Nada
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i4.67688

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of distilled water (aquadest) and 70% acetone as solvents in extracting bioactive compounds from Acacia mangium bark, which has potential as a feed additive. The extraction process was carried out using the reflux method with a solvent-to-sample ratio of 10:1 (w/v) at a temperature of 90–100 °C. The resulting extracts were then analyzed both qualitatively and quantitatively through phytochemical tests to identify the presence of secondary metabolites such as flavonoids, tannins, saponins, alkaloids, and phenolics. The extraction results showed that the yield of Acacia mangium bark extract using 70% acetone was 8,902%, whereas that using distilled water was 1,219%. The findings also indicated that 70% acetone produced extracts with higher phenolic compound content compared to distilled water. Furthermore, quantitative analyses of total tannin and total phenolic contents revealed higher values in the extracts obtained with 70% acetone than those with distilled water. Therefore, 70% acetone can be recommended as an effective solvent for extracting bioactive components from Acacia mangium bark using the reflux (heating) method, demonstrating its potential application as a natural additive source to enhance feed quality.