Nafi'ah, Luthfiana Nurulin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYA MEMBUANG OBAT SEMBARANGAN DAN SOLUSI PEMUSNAHAN OBAT YANG TEPAT Nafi'ah, Luthfiana Nurulin; Wildayanti, Wildayanti; Zulkarya, Luvita Gabriel; Handayani, Yanulia; Ismah, Kadar; Sukarno, Sukarno
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i1.595

Abstract

Obat merupakan komponen penting dalam pelayanan kesehatan, namun penyimpanan dan pembuangan obat yang tidak tepat masih banyak dilakukan oleh masyarakat. Tingginya kepemilikan obat sisa, rusak, dan kedaluwarsa di rumah tangga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan, seperti penyalahgunaan obat, pencemaran lingkungan, serta peredaran obat palsu. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara pemusnahan obat yang benar menjadi salah satu faktor utama terjadinya permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya membuang obat sembarangan serta memberikan solusi pemusnahan obat yang tepat. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi menggunakan presentasi dan media leaflet. Kegiatan dilaksanakan di Desa Rejosari bekerja sama dengan Puskesmas setempat, dengan melibatkan 30 orang ibu rumah tangga sebagai sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, sebagian besar peserta belum memahami cara pemusnahan obat yang benar dan cenderung menyimpan atau membuang obat langsung ke tempat sampah. Setelah kegiatan edukasi, peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran mengenai identifikasi obat rusak dan kedaluwarsa, dampak buruk pembuangan obat yang tidak tepat, serta prosedur pemusnahan obat yang aman. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung Gerakan Keluarga Cerdas Obat dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.