Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pelaksanaan program “Celengan Seribu Sehari” di TKIT Gemintang Subang sebagai upaya pembentukan karakter ekonomi anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kebiasaan jajan anak yang kurang terkontrol, di mana anak cenderung merasa terdorong untuk membeli jajanan tanpa pertimbangan kebutuhan atau pengelolaan uang yang bijak. Pertanyaan penelitian berfokus pada sejauh mana program celengan dapat menumbuhkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian dalam pengelolaan keuangan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru, orang tua, dan anak usia dini di TKIT Gemintang Subang. Analisis data dilakukan secara tematik untuk memahami pola perilaku dan perubahan yang terjadi pada anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program “Celengan Seribu Sehari”, yang dilakukan di rumah dengan pengawasan orang tua dan bimbingan guru, efektif menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian anak. Anak belajar menyisihkan uang secara rutin, mencatatnya dalam buku tabungan, serta menunggu hasilnya hingga pembukaan celengan di akhir tahun ajaran. Program ini tidak hanya membentuk kebiasaan positif dalam pengelolaan uang, tetapi juga memperkuat kerja sama antara sekolah dan keluarga.