Cahyani, Andini Wulan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Dasar melalui Kegiatan Penyuluhan Cahyani, Andini Wulan; Agustin, Virna Dwi; Hani', Roukhil Ummu; fitriyah, Fadilatul; Mardiyana, Isna Ida; Wulandari, Rika; Putro, Sigit Susanto
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1709

Abstract

Maraknya kasus pelecehan dan kekerasan seksual pada anak salahsatunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan serta pemahaman mengenai bentuk dan dampak pelecehan seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan partisipatif, yang menekankan pada pelibatan aktif anak-anak, guru, dan pihak sekolah mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. kegiatan ini menggunakan pendekatan partisippasi dengan mengajak seluruh peserta hadir dalam kegiatan penyulihan, penggunaaan metode demonstrasi dan simulasi sederhana, yaitu penyampaian pembelajaran dengan cara memperagakan suatu proses secara langsung kepada peserta. Melalui cerita, permainan peran, simulasi, serta nyanyian edukatif, kegiatan ini memperkuat pentingnya pendekatan edukasi berbasis partisipasi dalam pencegahan pelecehan seksual pada anak. Dari sisi praktis, program ini membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi ruang aman sekaligus ruang belajar proteksi diri. Tingginya partisipasi anak menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dengan media kreatif efektif meningkatkan pemahaman. Kegiatan penyuluhan pencegahan pelecehan seksual pada anak di SDN Kemayoran 1 Bangkalan memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya melindungi diri dari tindakan pelecehan. Melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan 260 siswa kelas 3 dan 4 serta 8 guru pendamping, kegiatan ini berhasil menciptakan proses pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak usia sekolah dasar.