Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Media AR 3D Web Sketchfab untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Sistem Pernapasan Kelas V SDN Kedung Cowek 1/253 Nisa, Najwa Salma Khoirun; Hani’, Roukhil Ummu; Fitriyah, Fadilatul; Fidela, Indrastuti Ratih; Adinda Fransiska D.P.A; Maharani, Icha Berliana Putri; Rahmawati, Ika Dian
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.1805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif pemanfaatan Augmented Reality (AR) 3D sebagai alat pembelajaran dalam meningkatkan wawasan siswa kelas V di SDN Kedung Cowek 1/253. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, menggunakan desain pre-eksperimen bertipe one group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 23 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan tes. Tes digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi sistem pernapasan manusia. Observasi dilakukan untuk menilai keterlibatan dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran menggunakan media AR 3D. Sementara wawancara awal dengan guru kelas untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran dan menentukan relevansi penggunaan media AR 3D. Untuk analisis data, digunakan metode deskriptif dan inferensial dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang materi sistem pernapasan, dengan nilai yang meningkat dari 52,39 menjadi 75,4. Pengujian hipotesis melalui uji paired sample t-test juga menguatkan hasil ini dan menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti nilai ini kurang dari 0,05. Berdasarkan kriteria pengujian, Ho ditolak dan Ha diterima karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media AR 3D Sketchfab efektif dalam memperbaiki pemahaman siswa kelas V mengenai materi sistem pernapasan manusia di SDN Kedung Cowek 1/253.
Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Dasar melalui Kegiatan Penyuluhan Cahyani, Andini Wulan; Agustin, Virna Dwi; Hani', Roukhil Ummu; fitriyah, Fadilatul; Mardiyana, Isna Ida; Wulandari, Rika; Putro, Sigit Susanto
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1709

Abstract

Maraknya kasus pelecehan dan kekerasan seksual pada anak salahsatunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan serta pemahaman mengenai bentuk dan dampak pelecehan seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan partisipatif, yang menekankan pada pelibatan aktif anak-anak, guru, dan pihak sekolah mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. kegiatan ini menggunakan pendekatan partisippasi dengan mengajak seluruh peserta hadir dalam kegiatan penyulihan, penggunaaan metode demonstrasi dan simulasi sederhana, yaitu penyampaian pembelajaran dengan cara memperagakan suatu proses secara langsung kepada peserta. Melalui cerita, permainan peran, simulasi, serta nyanyian edukatif, kegiatan ini memperkuat pentingnya pendekatan edukasi berbasis partisipasi dalam pencegahan pelecehan seksual pada anak. Dari sisi praktis, program ini membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi ruang aman sekaligus ruang belajar proteksi diri. Tingginya partisipasi anak menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dengan media kreatif efektif meningkatkan pemahaman. Kegiatan penyuluhan pencegahan pelecehan seksual pada anak di SDN Kemayoran 1 Bangkalan memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya melindungi diri dari tindakan pelecehan. Melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan 260 siswa kelas 3 dan 4 serta 8 guru pendamping, kegiatan ini berhasil menciptakan proses pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak usia sekolah dasar.