Maula, Rachma Ismatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Pola Sintaksis Pembawa Berita Metro TV Tahun 2008 dan Tahun 2025 Aulia, Zahra; Maula, Rachma Ismatul; Kamila, Himatul; Sanjaya, Julyana Putri; Reranta, Redika Cindra
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i2.505

Abstract

Penelitian ini secara eksplisit bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan mekanisme transformasi sintaksis pada naskah berita MetroTV bertema ekonomi dalam dua era teknologi yang berbeda, yaitu tahun 2008 dan tahun 2025. Menggunakan metode campuran (mixed method) dengan desain sekuensial eksplanatori, penelitian ini mengolah data primer sebanyak 586 kalimat dari tahun 2008 dan 3.966 kalimat dari tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan temuan yang kontradiktif dengan hipotesis awal mengenai penyederhanaan bahasa di era digital. Berita tahun 2008 didominasi oleh struktur yang lugas, yaitu kalimat tunggal (62%), pola parataktis (63%), dan frasa deskriptif (52%). Sebaliknya, berita tahun 2025 menampilkan struktur yang jauh lebih kompleks melalui dominasi kalimat majemuk (66%), pola hipotaktis (60%), penggunaan konjungsi subordinatif yang masif (74%), serta kecenderungan kuat pada frasa derivatif (95%). Dapat disimpulkan bahwa kecepatan komunikasi digital di ranah media formal tidak menyebabkan penyederhanaan bahasa, melainkan memicu evolusi sintaksis menjadi lebih padat informasi. Perubahan ini membuktikan adanya adaptasi peran media yang kini lebih mengedepankan penyajian konteks dan kedalaman analisis melalui struktur kalimat yang lebih berlapis.
Tradisi Nazam sebagai Identitas Sastra Pesantren: Studi Pada Pondok Pesantren Mahasiswa Fatimah Al-Batul Pekalongan Khoiruzzabidi, Muhammad; Aulia, Zahra; Jannah, Nur Fatikhatul; Maula, Rachma Ismatul; Mafazah, Nailatul; Mukhlis, Abdul
Musala : Jurnal Pesantren dan Kebudayaan Islam Nusantara Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jpkin.v5i1.2229

Abstract

This research investigates the significance of the nazam (rhythmic poetry) tradition as a distinctive literary characteristic of the Fatimah Al-Batul Student Islamic Boarding School in Pekalongan, and explores the strategies used by the school to maintain its appeal in the digital era. Pesantren literature, combining religious values, local culture, and Islamic knowledge often featuring moral and Sufistic teachings is crucial. Here, Nadhom serves as the primary pedagogical tool for memorizing and comprehending religious texts like tauhid and Arabic grammar. Utilizing a qualitative descriptive method with a functional discourse analysis approach, data was collected through non participant observation and in-depth interviews with a kyai and four selected informants, focusing on the routine practice of lalaran (collective rhythmic recitation) of classical books. The findings demonstrate that nazam is vital, not only making memorization easier and more enjoyable but also establishing a unique cultural identity for the pesantren. To counter the challenge of students finding classical nazam language difficult, the pesantren employs strategies that include teaching it using everyday language, especially Jawa Pegon, and linking it to contemporary issues; integrating it into art by accompanying it with rebana or local songs during events; and leveraging social media for content, quotes, and documentation. These efforts successfully ensure that Islamic teachings are perceived as beautiful and dynamic, preserving the tradition within the students spiritua llives.