Latar Belakang: Masalah keamanan pangan pada anak sekolah banyak berkaitan dengan jajanan tidak sehat yang dapat mengganggu kesehatan. Edukasi mengenai jajanan sehat perlu diberikan menggunakan media yang tepat untuk memudahkan penerimaan informasi. Media yang menarik bagi anak-anak adalah video animasi dan booklet. Tujuan: Mengetahui efektivitas edukasi menggunakan media video animasi dan booklet terhadap pengetahuan tentang pemilihan jajanan sehat pada anak Sekolah Dasar. Metode: Penelitian quasi experimental design dengan rancangan two group pre-post test design ini dilakukan di SD Tanjungjaya 1 dan Pancakarya 2 pada bulan April-Mei 2024. Sebanyak 88 anak kelas 5 dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu mendapatkan edukasi dengan video animasi dan booklet. Variabel bebas adalah edukasi dengan media video animasi dan booklet sedangkan variabel terikatnya adalah pengetahuan tentang jajanan sehat yang diperoleh menggunakan kuesioner pengetahuan. Data dianalisis dengan uij Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil: Intervensi menggunakan media video animasi meningkatkan rata-rata skor pengetahuan siswa secara signifikan dari 14,93 menjadi 17,64 (p<0,001). Demikian pula dengan kelompok booklet, rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 14,84 menjadi 17,98 (p<0,001). Sementara itu, tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara media video animasi dan booklet (p = 0,085). Kesimpulan: Media video animasi maupun booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai pemilihan jajanan sehat. Oleh karena itu, kedua media tersebut dapat dijadikan pilihan dalam edukasi gizi di sekolah dasar sebagai langkah awal membangun perilaku yang baik dalam memilih jajanan sehat.