Desa Rumah Berastagi berada di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Indonesia, merupakan desa dengan kekayaan alam berupa sayur dan buah yang melimpah. Dua komoditas tersebut sudah menjadi sumber penghidupan atau mata pencaharian bagi masyarakat sekitar sejak lama. Salah satu sayur yang melimpah tersebut adalah sayur wortel. Menurut Badan Pusat Statistik, produksi wortel di Sumatera Utara pada tahun 2023 sebesar 145,810 ton masuk kedalam kategori produksi besar dibandingkan provinsi lain. Produksi wortel yang melimpah menjadi permasalahan yang dihadapi Masyarakat Desa Rumah Berastagi karena kelebihan sisa panen sehingga tidak memiliki nilai jual sehingga perlu adanya inovasi agar bernilai ekonomi. Wortel merupakan sayur yang dapat dijadikan sebagai bahan inovasi salah satunya rasa yoghurt dengan manfaat dari kandungan yang dimilikinya antara lain vitamin A, vitamin C, E, B, beta karoten. Yoghurt merupakan salah satu bentuk fermentasi dari susu dengan bantuan bakteri yang memecah laktosa dari susu menjadi asam laktat. Selain itu, pembuatan yoghurt juga murah dan mudah. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan aspek ekonomi dan aspek kesehatan masyarakat melalui edukasi manfaat yoghurt wortel dan pelatihan pada masyarakat dalam pembuatan inovasi yoghurt wortel. Pemahaman masyarakat dinilai menggunakan pre-test dan post-test. Sebelum kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan, tingkat pemahaman masyarakat pada uji pre-test adalah 88,57%, sedangkan setelah diberikan edukasi melalui penyampaian materi, pemutaran media visual, dan praktik langsung, tingkat pemahaman masyarakat pada uji post-test meningkat secara drastis menjadi 97,50%. Pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan ini telah menunjukkan bahwa masyarakat Desa Rumah Berastagi dapat memahami manfaat yoghurt dan mampu membuat yoghurt wortel dengan respon yang positif.