Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Alat Pendeteksi Bahan Tambahan Pangan Berbahaya Berbasis Teknologi 4.0 di IKM Sabian kuliner Puspita, Fitria; Prihadi, Anton Restu; Maimulyanti, Askal; Styani, Erna; Mualim, Ahmad Dzaky; Rachmawati Putri, Fajar Amelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat AKA Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/jpm-aka.v5i2.292

Abstract

Penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya seperti boraks dan nitrit oleh Industri Kecil Menengah (IKM) masih menjadi masalah serius yang mengancam keamanan pangan dan kesehatan konsumen. Keterbatasan akses terhadap metode deteksi laboratorium yang kompleks dan mahal menjadi salah satu kendala bagi IKM dalam melakukan kontrol kualitas bahan baku. Penelitian dan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan alat deteksi bahan tambahan pangan berbahaya yang praktis, cepat, dan berbasis teknologi Industri 4.0 bagi pelaku IKM. Prinsip deteksi boraks didasarkan pada reaksi perubahan warna antara kurkumin dari ekstrak kunyit dengan boraks, yang intensitas warnanya diukur secara kuantitatif oleh sensor. Kegiatan ini diimplementasikan pada IKM Sabian Kuliner melalui pelatihan penggunaan alat untuk menguji bahan baku seperti ikan tongkol dan cumi asin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat deteksi ini berhasil diterapkan dan dapat digunakan secara efektif oleh IKM untuk melakukan skrining mandiri terhadap kandungan boraks pada bahan baku. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan IKM dapat secara konsisten menjaga kualitas dan keamanan produknya, sehingga melindungi konsumen dan mencegah kendala produksi akibat bahan baku yang tidak memenuhi syarat.
Sustainable Valorization of Corncob Residues through Green Lignin Extraction for Functional Sunscreen Applications Pambudi, Teguh; Umam, Hilman Imadul; Rachmawati Putri, Fajar Amelia; Zuhri, Alifa Rahma; Salsabila S., Nanda Aurelia; Halimah, Melisa Nur; Bruning, Sheryl Ayesha; Vioniken, Elzandra Imola
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2026.151.119-125

Abstract

Corncob residues represent an abundant agricultural biomass rich in cellulose, hemicellulose, and lignin. Lignin, an aromatic biopolymer containing benzene and ketone functional groups, exhibits inherent ultraviolet (UV) absorption, positioning it as a promising bio-based ingredient for sustainable sunscreen formulations. In this study, lignin was extracted from corncob residues—comprising 18.5% hemicellulose, 23.5% cellulose, and 16.5% lignin—using a green deep eutectic solvent (DES) system composed of choline chloride and citric acid, and benchmarked against conventional alkaline extraction using NaOH. FTIR analysis revealed attenuated peak intensities in DES-extracted lignin, indicating lower recovery and partial structural alteration relative to the NaOH-derived counterpart. Extraction yields were 10.06% for the DES method and 16.19% for the NaOH method. Sunscreen formulations containing 2%, 3%, and 4% lignin exhibited appreciable UV absorption, particularly within the UVA region, with the highest performance observed at 4% lignin loading. These results highlight the feasibility of valorizing corncob biomass through environmentally benign lignin extraction to produce functional bio-based materials for sustainable sunscreen applications.