Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakselarasan antara program pendidikan di Indonesia dengan realitas di lapangan. Program P5 tertuju untuk melahirkan generasi muda yang berbudi mulia, aktif bergotong royong, kreatif, berkebinekaan global, bernalar kritis, dan mandiri. Realitas di lapangan ditemukan bahwa critical thinking skills (CTS) dan personal learning journey (PLJ) siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila masih tergolong rendah dan perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media e-maginatif terhadap CTS dan PLJ kelas X SMA. Media e-maginatif merupakan media berupa buku virtual yang memuat teks, gambar, video analisis kasus, dan disertai dengan evaluasi otomatis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non-equivalent control group design dengan memanfaatkan instrumen tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui uji n-gain score dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen yang menggunakan media e-maginatif menunjukkan kemampuan CTS dan PLJ yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan buku cetak. Temuan ini membuktikan bahwa penggunan media digital interaktif mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam proses belajar. Kebaharuan penelitian ini terletak pada spesifikasi penerapan media e-maginatif pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi Bhinneka Tunggal Ika untuk siswa kelas X di SMAN 1 Kademangan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kemampuan CTS dan PLJ yang belum pernah dilakukan penelitian yang serupa sebelumnya. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam memperkuat kajian efektivitas media digital interaktif terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar, secara praktis dalam memberikan alternatif media pembelajaran inovatif bagi guru, serta secara kebijakan dalam mendukung implementasi program P5 yang berorientasi pada penguatan karakter dan literasi digital siswa sehingga penelitian ini menawarkan wawasan berharga bagi penelitian mendatang dan pihak terkait.