p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sain Veteriner
Datrianto, Dwi Sunu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diagnosis dan Terapi Abses dan Vulnus Morsum pada Kucing Babang menggunakan Madu Murni Datrianto, Dwi Sunu; Limiano, Jeannet Budiman
Jurnal Sain Veteriner Vol 43, No 3 (2025): Desember
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.104997

Abstract

Seekor kucing domestik jantan berusia 1,5 tahun bernama Babang didiagnosis mengalami abses dan vulnus morsum (luka gigitan). Gejala klinis yang teramati adalah pincang, terdapat luka terbuka di area metatarsal kiri yang disertai benjolan berisi pus, dan penurunan nafsu makan. Pemeriksaan fisik dan laboratorium mengkonfirmasi adanya anemia, leukositosis, neutrofilia, dan monositosis. Luka tersebut diobati dengan aplikasi topikal madu selama dua minggu. Selama dua minggu, terjadi perbaikan signifikan pada kondisi kucing Babang, dengan ukuran luka yang berkurang, peradangan yang mereda, dan penutupan luka yang sempurna. Madu terbukti efektif dalam mendukung pembentukan jaringan granulasi dan regenerasi epitel, memberikan solusi alami dan bebas antibiotik untuk mencegah infeksi. Kasus ini menekankan potensi madu sebagai agen terapeutik dalam manajemen luka pada hewan peliharaan, khususnya dalam mengurangi bakteri dan mempercepat penyembuhan jaringan tanpa berkontribusi pada resistensi antibiotik.
Efek Pengobatan Kombinasi Diminazene Aceturate dan Fenazone terhadap Re-Infestasi Theileria sp. pada Sapi Potong di Kelompok Ternak Ngudi Makmur, Kapanewon Sleman, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Datrianto, Dwi Sunu; Yanuartono, Yanuartono; Paryuni, Alsi Dara; Kurniawati, Yeni
Jurnal Sain Veteriner Vol 44, No 1 (2026): April
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.102321

Abstract

Ectoparasite infestation in cattle is common in Yogyakarta. Data obtained from the Animal Husbandry and Animal Health Service of Sleman Regency explained that of the entire cattle population in Kapanewon Sleman, 80% experienced ectoparasite infestation. This study aims to determine the effectiveness of antiparasitic drugs against Theileria sp. reinfestation, which primarily attacks livestock in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. The method used in this study is descriptive, comparing all stages of the results. The parameter for antiparasitic treatment is based on laboratory results that show Theileria sp. infestation in cattle. Observation of the development of the disease is carried out by periodically examining blood parasites and ectoparasites. The results of this study indicate that treatment using Diminazene Aceturate and Fenazone is effective against Theileria sp. parasite infestation, this is evidenced by negative results in post-treatment blood tests. Monitoring of disease development is done by conducting a blood test again, the results found that there was a reinfestation of Theileria sp. in livestock, this can occur due to poor cage hygiene management which causes Haemaphisalis sp. and Rhipicephalus sp. infestation to continue to develop in the environment as a vector of Theileria sp.