I Kadek Sutrisna
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA JAMPER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS 2 KECAMATAN KINTAMANI I Kadek Sutrisna; Nana Samvara; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper terhadap hasil belajar pecahan pada siswa Kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2024/2025 yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 172 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Batur sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 7 Batur sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes hasil belajar Matematika. Uji hipotesis dilakukan melalui uji-t. Hasil uji hipotesis menyatakan terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper dengan thitung= 16,36 > ttabel= 2,007. Berdasarkan hasil analisis data model Talking Stick berbantuan media Jamper berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata hasil belajar Matematika siswa kelompok eksperimen yaitu 21,7 yang berada pada kategori tinggi dan skor ratarata hasil belajar Matematika siswa kelompok kontrol yaitu 13,03 yang berada pada kategori sedang. Jadi, model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2024/2025.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA JAMPER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS 2 KECAMATAN KINTAMANI I Kadek Sutrisna; Nana Samvara; I Made Sedana; I Putu Suardipa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper terhadap hasil belajar pecahan pada siswa Kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2024/2025 yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 172 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Batur sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 7 Batur sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes hasil belajar Matematika. Uji hipotesis dilakukan melalui uji-t. Hasil uji hipotesis menyatakan terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper dengan thitung= 16,36 > ttabel= 2,007. Berdasarkan hasil analisis data model Talking Stick berbantuan media Jamper berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata hasil belajar Matematika siswa kelompok eksperimen yaitu 21,7 yang berada pada kategori tinggi dan skor ratarata hasil belajar Matematika siswa kelompok kontrol yaitu 13,03 yang berada pada kategori sedang. Jadi, model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Jamper berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2024/2025
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BATUR I Kadek Sutrisna; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Kahoot pada siswa Kelas IV SD Negeri 2 Batur, Bangli, Bali tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua kali siklus tindakan. Tahapan-tahapan dalam setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Batur yang berjumlah 20 orang. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes melalui tes obyektif berbantuan media kahoot. Selanjutnya data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Kahoot pada siswa Kelas IV SD Negeri 2 Batur dapat meningkatkan hasil belajar IPAS. Hal ini dapat dilihat dari: (1) Terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar IPAS yaitu siklus I sebesar 70, daya serap 70%, dengan ketuntasan belajar klasikal 60%. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar IPAS pada siklus II yaitu sebesar 88, daya serap 88%, dengan ketuntasan belajar klasikal 100%.