Azza Aulia Gladis Puspita Dewi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Pembentukan Akhlak Berbakti kepada Orang Tua Aida Fitria; Azza Aulia Gladis Puspita Dewi; Iga Nurmalasari; Adzra Aqilah Nuha; Robingun Suyud El Syam
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6827

Abstract

Pembentukan akhlak berbakti kepada orang tua merupakan bagian penting dalam pendidikan karakter anak yang berlandaskan nilai-nilai ajaran Islam. Lingkungan keluarga sebagai pendidikan pertama dan utama memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian dan perilaku anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan keluarga terhadap pembentukan akhlak berbakti kepada orang tua, dengan menelaah peran orang tua, komunikasi dalam keluarga, serta faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap orang tua dan anak. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan religius berpengaruh signifikan terhadap pembentukan akhlak anak. Keteladanan orang tua, pola asuh yang tepat, komunikasi yang terbuka, serta pembiasaan nilai-nilai keagamaan secara konsisten terbukti mampu menumbuhkan sikap hormat, taat, dan berbakti kepada orang tua. Sebaliknya, kurangnya perhatian orang tua, konflik keluarga, lemahnya komunikasi, serta pengaruh negatif lingkungan eksternal menjadi faktor penghambat dalam pembentukan akhlak anak. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi peran keluarga merupakan kunci utama dalam membentuk akhlak anak yang berbakti kepada orang tua.
PENGUASAAN MAKHORIJUL HURUF DAN TAJWID DENGAN MENGGUNAKAN METODE KLASIKAL INDIVIDUAL PADA PEMBELAJARAN QIRAATI SANTRI TPQ THORIQOTUL HUDA BUGANGAN, KALIANGET, WONOSOBO Fatkhurrohman; Azza Aulia Gladis Puspita Dewi; Nur Farchatun Nafisah; Ulfa Farihatun; Ahmad Nasir Khoiruloh; Siti Nur Khasanah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metode klasikal individual dalam pembelajaran Qiraati, mengetahui tingkat penguasaan makhorijul huruf dan tajwid santri, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapan metode tersebut di TPQ Thoriqotul Huda Bugangan, Kalianget, Wonosobo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketepatan makhorijul huruf dan penerapan tajwid dalam membaca Al-Qur’an serta perlunya metode pembelajaran yang mampu membimbing santri secara klasikal dan individual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala TPQ, ustadzah, dan santri, sedangkan objek penelitian adalah pembelajaran Qiraati dengan metode klasikal individual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode klasikal individual dalam pembelajaran Qiraati telah dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis. Tingkat penguasaan makhorijul huruf santri tergolong cukup baik, sementara penguasaan tajwid santri tergolong tinggi, terutama pada santri yang telah memasuki kelas tajwid. Metode klasikal individual terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an santri karena memungkinkan pemberian contoh bacaan secara bersama-sama serta koreksi bacaan secara individual. Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran meliputi kompetensi ustadz dan ustadzah, sistem evaluasi kenaikan jilid yang ketat, lingkungan TPQ yang kondusif, serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan santri. Adapun faktor penghambat yang ditemukan antara lain kurangnya konsentrasi santri dan perbedaan kemampuan bacaan, namun hambatan tersebut dapat diatasi melalui pengulangan materi dan pendampingan yang berkelanjutan.
PERAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 2 WONOSOBO Muti Kurniati; Azza Aulia Gladis Puspita Dewi; Ilham Maskur; Salis Irvan Fuadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perpustakaan sekolah dalam mendukung pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Wonosobo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah, khususnya perpustakaan digital, memiliki peran yang signifikan dalam mendukung proses pembelajaran PAI. Ketersediaan koleksi Al-Qur’an yang memadai serta berbagai referensi keislaman membantu siswa memperoleh sumber belajar yang lebih luas. Integrasi perpustakaan dalam pembelajaran dilakukan melalui kegiatan literasi, penugasan berbasis riset, dan pemanfaatan media digital yang mampu meningkatkan minat, kreativitas, serta hasil belajar siswa. Siswa yang aktif memanfaatkan perpustakaan menunjukkan pemahaman materi yang lebih baik, kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi, dan kebiasaan belajar mandiri yang lebih kuat. Namun demikian, pemanfaatan perpustakaan masih menghadapi beberapa kendala, terutama keterbatasan akses internet, kurangnya pembaruan koleksi buku sesuai perkembangan kurikulum, serta belum optimalnya penataan koleksi keagamaan secara tematik. Penelitian ini juga menemukan adanya inovasi layanan berupa perpustakaan keliling pada masa pandemi yang menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga akses literasi siswa. Selain itu, sinergi antara guru PAI dan pengelola perpustakaan menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai sumber belajar. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koleksi digital, pengembangan pojok baca islami, serta peningkatan kolaborasi antara guru dan pustakawan guna mendukung pembelajaran PAI yang lebih efektif dan relevan di era digital.