Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Mengintegrasikan Seni dan Budaya dalam Pembelajaran PAI di SMP N 1 Garung Wonosobo Anggit Amelina; Sinta Amalia; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi mengintegrasikan seni dan budaya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP N 1 Garung, Kabupaten Wonosobo. Pendekatan ini digunakan untuk membantu peserta didik memahami nilai-nilai keislaman secara kontekstual melalui seni dan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru PAI, peserta didik, dan pihak sekolah, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi seni dan budaya dilakukan melalui pemanfaatan seni tari, qiro’ah, hadroh, tilawah Al-Qur’an, dan seni khot, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler. Seni budaya lokal seperti lengger dan karawitan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dengan penyesuaian terhadap nilai-nilai Islam. Strategi ini didukung oleh kerja sama antar guru dan terbukti meningkatkan motivasi belajar, partisipasi siswa, serta penghayatan nilai-nilai religius dan sikap toleransi peserta didik. Meskipun demikian, integrasi seni dan budaya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana prasarana dan kemampuan guru dalam bidang seni. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sekolah dan pelatihan guru agar pembelajaran PAI berbasis seni dan budaya dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Analisis Potensi Ekonomi Peternakan Kambing Perah Terintegrasi: Studi Kasus: Okane Mochi Farm, Desa Ngaglik H. Ngatoillah Linnaja; Khozin Gilang Ramadhan; Rizki Agung Khaidar R.; Ahmad Anas; Farah Aliya Zahraa; Vicka Tri Utami; Fasalina Annadiva; Uchi Dista Rahmawati; Ilham Binar Lazuardi; Achmad Manarul Hidayat; Anggit Amelina; Aliya Nabilah; Riska Meilana; Abiyan Maulana; Khusnul Fatimah; Inayatul Husna
Nusantara Mengabdi Kepada Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Nusantara Mengabdi Kepada Negeri
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/numeken.v3i1.1577

Abstract

Dairy goat farming holds significant economic potential as a rural enterprise alternative, driven by increasing market demand for goat milk, which is known for being low-allergen and highly nutritious. This article presents a case study on Okane Mochi Farm, a dairy goat farming unit located in Ngaglik Village, Gebang District, Purworejo Regency. This study aims to analyze the breeding management strategies, product innovation, and economic impacts generated by the farm. The method used is field observation and descriptive study of the farm's operations. Observations indicate that the success of Okane Mochi Farm is driven by three main factors: (1) Innovation in selecting superior breeds such as Anglo Nubian and Sapera for high milk productivity; (2) Implementation of strict housing management and hygiene standards to maintain milk quality; and (3) Product diversification through flavored pasteurized milk processing and the utilization of livestock waste into organic fertilizer (zero waste). The study concludes that the upstream-downstream integration model applied by Okane Mochi Farm can serve as a reference for sustainable rural economic empowerment models.