Ni Luh Sri Ayu Ratna Ningsih3
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DITEMUKANNYA PARASIT STH (SOIL TRANSMITTED HELMINTHS) PADA PETANI DI DESA WAKANGKA, KECAMATAN KAPONTORI, KABUPATEN BUTON Rosdarni; La Ode Saafi; Ni Luh Sri Ayu Ratna Ningsih3
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL MEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/medilab.v9i2.1413

Abstract

Infekai  parasit  STH  (Soil  Transmitted  Helminths)  merupakan  salah  satu  masalah kesehatan masyarakat yang sering terjadi di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Petani merupakan kelompok yang berisiko tinggi terinfeksi STH karena sering kontak langsung dengan tanah. Faktor perilaku seperti kebersihan kuku, kebiasaan mencuci tangan, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) diduga mempengaruhi kejadian infeksi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersihan kuku, kebiasaan mencuci tangan,dan penggunaan APD dengan kejadian ditemukannya parasit STH pada petani di Desa Wakangka, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross- sectional. Sampel berjumlah 36 orang petani yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh melalui pemeriksaan mikroskopis sampel kuku dan pengisian kusioner. Analisis data menggunakan Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil  penelitian  menunjukkan  adanya parasit  STH paada kuku  petani  dengan spesies Ascaris lumbricoides dan Hookworm. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebersihan kuku (p = 1,000), kebiasaan mencuci tangan (p = 1,000), dan penggunaan APD (p = 0,097 dan p = 1,000) dengan kejadian ditemukannya parasit STH. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebersihan kuku, kebiasaan mencuci tangan, dan penggunaan APD tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian ditemukannya parasit STH pada petani di Desa Wakangka. Meskipun demikian, edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat tetap perlu dilakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko infeksi parasit STH di kalangan petani