Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Dan Tantangan Manajemen Sekolah (Madrasah) Di Era Transformasi Pendidikan Rijal Rijal; Muhammad Fathir; Ishlah Nizarais; Mifedwil Jandra; Firzatullah Akbar
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep, strategi, serta tantangan dalam manajemen sekolah/madrasah di tengah arus transformasi pendidikan modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi digital, perubahan kebijakan nasional, serta tuntutan global terhadap peningkatan mutu sumber daya manusia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari urgensi lembaga pendidikan Islam untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai spiritualitas dan karakter keislaman yang menjadi jati dirinya. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kepustakaan dan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta telaah literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen sekolah/madrasah bergantung pada sinergi antara kepemimpinan transformasional, tata kelola berbasis nilai Islam, dan pemanfaatan teknologi digital secara efektif. Kepala madrasah yang memiliki visi spiritual dan kompetensi manajerial mampu membangun budaya organisasi yang kolaboratif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, resistensi terhadap inovasi, serta kesenjangan antara kebijakan nasional dan realitas lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model manajemen madrasah yang ideal adalah yang mengintegrasikan profesionalisme, inovasi digital, dan spiritualitas Islam secara seimbang. Model tersebut tidak hanya mampu meningkatkan efektivitas manajemen pendidikan, tetapi juga memperkuat identitas moral dan nilai karakter peserta didik di tengah tantangan modernisasi global.