Aryudawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KREATIVITAS SISWA DALAM MENGOLAH SAMPAH MENJADI PRODUK GANTUNGAN KUNCI RAMAH LINGKUNGAN Tanti, Dewi Lianis; Setia Wati; Aryudawati; Destrineli; Indryani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam kreativitas siswa sekolah dasar dalam mengolah sampah menjadi produk gantungan kunci ramah lingkungan. Fokus pembahasan diarahkan pada bagaimana siswa mampu memanfaatkan berbagai jenis sampah, seperti plastik, kain perca, dan kertas bekas, sebagai bahan dasar pembuatan gantungan kunci yang memiliki nilai estetika dan kegunaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus agar proses kreatif siswa dapat diamati secara langsung dan mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi terhadap hasil karya yang dihasilkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengolahan sampah memberikan ruang yang luas untuk berkembangnya kreativitas siswa. Mereka mampu menunjukkan kemampuan berpikir imajinatif melalui pemilihan bahan, pemilihan warna, penggabungan bentuk, hingga menghasilkan desain gantungan kunci yang unik dan bervariasi. Tantangan yang ditemukan meliputi keterbatasan keterampilan awal, kurangnya variasi bahan bekas, dan perlunya bimbingan guru pada tahap teknis. Namun, dukungan guru melalui arahan, contoh produk, serta suasana belajar yang kolaboratif membuat siswa lebih berani mencoba dan mengekspresikan ide. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran lingkungan pada siswa, terutama terkait pentingnya mendaur ulang sampah dan mengurangi penggunaan barang sekali pakai. Siswa menjadi lebih peduli terhadap lingkungan sekolah dan termotivasi untuk memanfaatkan sampah sebagai sumber bahan berkarya. Secara keseluruhan, pengolahan sampah menjadi gantungan kunci tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter kreatif dan berwawasan lingkungan pada siswa sekolah dasar.
TANTANGAN DAN STRATEGI GURU DALAM MENYEIMBANGKAN TUGAS MENGAJAR DAN PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER DI SEKOLAH DASAR Setia Wati; Aryudawati; Yunani.H; Nasrul Asmawan; Urip sulistiyo; Ekasastrawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39853

Abstract

This study aims to systematically explore the fundamental challenges and effective strategies implemented by elementary school teachers in achieving an optimal balance between their primary teaching duties in the classroom and their responsibilities in fostering extracurricular activities. This study employed a qualitative approach with a case study method to analyze the teachers' lived experiences. Data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis related to time management and curriculum. The results revealed several key challenges, such as tight time management, high administrative burden, physical and mental exhaustion, and limited resources. Schedule conflicts between core lessons and extracurricular activities often posed a significant obstacle. To address these challenges, teachers implemented several effective strategies. These strategies included: (1) careful planning and scheduling; (2) delegation of tasks and collaboration with fellow teachers or parents; (3) utilization of technology to improve administrative efficiency; and (4) development of stress management skills. In conclusion, although balancing teaching duties and fostering extracurricular activities is a complex challenge, teachers can manage it effectively with well-planned strategies and support from the school. This study recommends more flexible school policies and adequate resource allocation to support teachers' dual roles