Maitanur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Manajemen Pendidikan Inklusif dalam Perspektif Tafsir Al-Mishbah Q.S. ‘Abasa Ayat 1–10 Maisura; Maitanur; Muhammad Syahrial Razali Ibrahim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39697

Abstract

Implementasi manajemen pendidikan inklusif dalam perspektif Tafsir Al-Mishbah terhadap Q.S. ‘Abasa Ayat 1–10 dengan landasan bahwa pendidikan inklusif merupakan mandat etik, sosial, dan spiritual yang menegaskan hak setara setiap individu untuk memperoleh pendidikan yang bermartabat. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai Qur’ani yang terkandung dalam ayat tersebut sebagai dasar penguatan manajemen pendidikan inklusif serta merumuskan model implementatif yang mengintegrasikan nilai keadilan (‘adl), kesetaraan (musāwah), dan kasih sayang (raḥmah) ke dalam kerangka manajemen POAC dan pendekatan Universal Design for Learning (UDL). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi pustaka melalui analisis tafsir tematik, penguatan teori manajemen, serta sintesis literatur pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. ‘Abasa Ayat 1–10 memberikan fondasi etik anti-diskriminasi yang menegaskan pemuliaan martabat pencari ilmu tanpa memandang kondisi fisik maupun status sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai Qur’ani dapat dioperasionalkan melalui perencanaan kurikulum adaptif, pengorganisasian layanan inklusif, pelaksanaan pembelajaran empatik, dan pengawasan berbasis indikator keadilan serta pengalaman belajar bermakna. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Qur’ani, POAC, dan UDL menghadirkan model manajemen pendidikan inklusif yang humanis, sistematis, aplikatif, serta mampu menjembatani kesenjangan antara idealitas kebijakan dan praktik nyata di lembaga pendidikan.
Peran Strategis Perempuan dalam Membangun Ketahanan Psikososial Anak Pascabencana melalui Pendidikan Dasar Maisura; Juliana Putri; Maitanur; Abdul Ghani; Ja’far Nasution; Darmadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40973

Abstract

The increasingly frequent hydrometeorological disasters in Indonesia, particularly in Aceh, have serious psychosocial impacts on elementary school-aged children, directly impacting the continuity of the learning process. This study aims to analyze the strategic role of women in building post-disaster psychosocial resilience in children through basic education by examining the underlying social, cultural, and religious dimensions. The study used a qualitative method with a field research approach, collecting data through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies with female companions, elementary school-aged children, and community leaders in Alue Kuta Village, Bireuen Regency. The results indicate that post-disaster children experience anxiety, fear, impaired concentration in learning, and a decreased sense of security. Women emerge as the primary actors in psychosocial support through maternal relationships, emotional closeness, and informal educational practices based on Islamic values. The main findings reveal that women's mentoring, imbued with the values ​​of mercy, patience, and religious coping, effectively restores children's emotional stability, strengthens social adaptation, and encourages the sustainability of post-disaster basic education. This research highlights the importance of integrating women's roles and a religious-based psychosocial approach into basic education and disaster management policies to ensure holistic, sustainable, and aligns children's recovery with the Islamic culture and values ​​prevalent in the community. Keywords: Children, Disaster, Education, Women, Psychosocial.