Motor induksi tiga fasa merupakan komponen penting dalam sistem industri karena keandalan dan efisiensinya yang tinggi. Namun demikan, metode pengoperasian langsung menggunakan Direct-On-Line (DOL) sering menimbulkan lonjakan arus starting yang sangat tinggi, yaitu hingga 5-9 kali arus nominal. Kondisi arus awal yang tinggi ini berpotensi menurunkan kualitas daya, memperpendek umur motor, dan meningkatkan risiko gangguan pada sistem kelistrikan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem Autotransfer Soft Starter yang berfungsi sebagai pengatur tegangan bertahap saat proses starting sekaligus mampu mengoperasikan tiga motor induksi tiga fasa secara bergantian menggunakan satu unit Soft Starter. Sistem ini dilengkapi dengan mekanisme transfer otomatis yang memungkinkan perpindahan suplai daya dan kendali antar motor tanpa gangguan. Metode penelitian meliputi perancangan rangkaian daya dan rangkaian kontrol, implementasi sistem Autotransfer, serta pengujian kinerja dengan membandingkan metode soft starting terhadap metode DOL. Parameter utama yang diamati adalah besarnya arus starting motor. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan Soft Starter dengan setelan 50% dan 70% mampu menurunkan arus starting masing-masing sebesar 50% dan 70% dibandingkan metode DOL. Selain itu, sistem Autotransfer Soft Starter mampu mengoperasikan tiga motor secara berurutan tanpa menimbulkan lonjakan arus tambahan. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan perangkat dan keandalan pengoperasian motor induksi tiga fasa pada aplikasi industri multi-motor