Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Renewable Natural Gas Adoption in Indonesia: A Systematic Literature Review on Green Trust, Perceived Value, and Digital Engagement Simanullang, Charly; Indarti, Sri; Alwie, Alvi Furwanti; Berampu, Lailan Tawila
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4848

Abstract

Achieving Indonesia’s net-zero emissions target by 2060 requires a green energy marketing strategy that focuses not only on products but also on building trust, social value, and digital participation. This study aims to identify key factors influencing the adoption of renewable natural gas in Indonesia and formulate a conceptual model of clean energy adoption based on trust and digitalization. The method used was a systematic literature review guided by PRISMA 2020 on articles obtained from Scopus, ScienceDirect, Taylor & Francis, and SINTA databases, where selected studies were analyzed thematically. The results of the study indicate that the adoption of renewable natural gas is influenced by green trust formed through credible digital information, institutional reputation, and customer experience. Perceived value encompasses economic, social, and symbolic benefits, as well as digital engagement that increases awareness and loyalty. Furthermore, barriers were identified in the form of perceived price risk, limited infrastructure, and low green energy literacy. This study concludes that green energy marketing needs to be directed at creating value based on trust and digital experiences, while also encouraging the strategic role of state-owned energy companies in building a trust ecosystem and cross-sector collaboration.
Optimalisasi subsidi gas rumah tangga berbasis targeting efisien dan kesejahteraan sosial: Pendekatan konseptual multi level di Indonesia Simanullang, Charly; Samsir, Samsir
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.979

Abstract

Tujuan – Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi optimalisasi subsidi gas rumah tangga di Indonesia melalui pendekatan targeting efisien berbasis data digital untuk meningkatkan efisiensi fiskal dan kesejahteraan sosial. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan systematic literature review (SLR) terhadap 20 studi nasional dan internasional dari jurnal bereputasi (Scopus, WoS, SINTA 1-2) serta laporan lembaga resmi (World Bank, IMF, OECD, IEA, Kementerian ESDM). Analisis dilakukan dengan pendekatan content analysis untuk mengidentifikasi tema utama, kerangka teoretis, dan temuan empiris terkait subsidi energi, efisiensi fiskal, dan kesejahteraan sosial. Temuan – Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) lebih dari 40% penerima subsidi LPG 3 kg bukan kelompok miskin (inclusion error), sementara 27% rumah tangga miskin tidak menerima subsidi (exclusion error); (2) digitalisasi penyaluran subsidi melalui integrasi DTKS-NIK mampu menekan kebocoran fiskal hingga 25%; (3) subsidi LPG berkontribusi menurunkan energy poverty 10-15%, namun terdapat ketimpangan spasial (urban bias) dan gender dalam distribusi manfaat. Model konseptual yang dikembangkan menunjukkan hubungan kausal: digital targeting → efisiensi fiskal → kesejahteraan sosial. Keterbatasan penelitian – Kajian bersifat konseptual berbasis SLR dan belum didukung oleh data mikro rumah tangga atau uji empiris langsung. Literatur sebagian besar berfokus pada konteks Asia Tenggara sehingga berpotensi menimbulkan regional bias. Model konseptual belum diuji secara kuantitatif menggunakan SEM atau system dynamics. Implikasi – Pemerintah perlu mengintegrasikan DTKS dengan NIK dan data konsumsi energi, membentuk unit koordinasi nasional subsidi energi lintas kementerian, memperluas implementasi digital benefit transfer, serta menerapkan subsidi berbasis wilayah (geo-targeted subsidy) untuk mengatasi ketimpangan spasial dan gender. Kebaruan – Penelitian ini mengembangkan kerangka konseptual multi-level yang mengintegrasikan pendekatan kebijakan publik, efisiensi ekonomi, dan dimensi sosial dalam satu model sistemik, berbeda dari studi sebelumnya yang cenderung terfragmentasi pada aspek makroekonomi atau fiskal semata.