Muhammad Fadhil Kamil
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah Menggunakan Model PAHAM di Sekolah Dasar Muhammad Fadhil Kamil; Riandy Agusta Akhmad
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.884

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, melalui model PAHAM pada pembelajaran Matematika kelas VI SDN Pasar Kamis 1. Model PAHAM merupakan integrasi dari Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Teams Games Tournament. Penelitian dilaksanakan dalam empat kali pertemuan dengan subjek 30 siswa semester II tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Data kualitatif diperoleh dari aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari asesmen formatif dan sumatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 34 menjadi 39 dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa meningkat dari 33% menjadi 93% pada kategori sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 37% menjadi 93% dan keterampilan pemecahan masalah dari 40% menjadi 93%,. Hasil belajar siswa juga meningkat dari ketuntasan klasikal 50% pada pertemuan pertama menjadi 93% pada pertemuan keempat. Temuan ini menunjukkan bahwa model PAHAM efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika di sekolah dasar".
Sekolah hijau atau sekadar slogan? Realitas di tepi Muara Barito Ainun Nafisah; Aslamiah Aslamiah; M. Ziyan Takhqiqi Arsyad; Bagus Aulia Iskandar; Ifan Anom Bintoro Aji; Diani Ayu Pratiwi; Putera Kamarul Hidayat; Muhammad Fadhil Kamil
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 9, No 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v9i3.109524

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan utama dalam pengelolaan sekolah hijau di SD Tepi Muara Sungai Barito dan merumuskan strategi peningkatannya. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sekolah hijau terhambat oleh keterbatasan anggaran, minimnya sumber daya, rendahnya partisipasi publik, serta absennya evaluasi dan tindak lanjut berkelanjutan. Temuan lain mengungkap belum adanya struktur organisasi yang jelas untuk mengelola gerakan sekolah hijau. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program sekolah hijau membutuhkan dukungan pendanaan, kemitraan antar pihak, pembentukan tim penggerak, serta sistem pemantauan rutin agar inisiatif lingkungan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Green schools or just a slogan? The reality on the banks of the Barito Estuary Abstract: This study aims to identify the key challenges in implementing green school management at an elementary school located near the Barito River estuary and to propose strategies for improvement. A qualitative case study approach was employed using interviews, observations, and documentation with teachers as participants. Data were analyzed using the Miles and Huberman model. The findings reveal that green school practices are hindered by limited budgets, inadequate resources, low public participation, and the absence of continuous evaluation and follow-up. Another important finding is the lack of a dedicated organizational structure to oversee green school initiatives. The study concludes that effective green school implementation requires adequate funding, cross-sector partnerships, the establishment of a clear task force, and consistent monitoring to ensure sustainable environmental programs.