Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN KLINIK X BERDASARKAN METODE SWOT Putri Tsabita Nurza Arifiya; Rully Astri Hildayati; Nuaf Maulana Nugroho; Muadzah Muadzah
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 5, No 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v5i1.2236

Abstract

Klinik Gigi X di Desa Babat, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak merupakan salah satu contoh pemerataan sarana dan prasarana kesehatan. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan fasilitas kesehatan telah meningkat dan berkembang pesat secara signifikan, sehingga mendorong persaingan antar fasilitas kesehatan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan rumah sakit/klinik untuk bersaing adalah upaya pemasaran. Strategi pemasaran yang efektif salah satunya dapat dilihat dari stabil atau tidaknya tingkat penjualan meningkat dari bulan ke bulan atau dari tahun ke tahun tergantung kuantitas/kualitas produk yang dijual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai faktor kekuatan (S) bernilai 1,80 dan faktor kelemahan (W) bernilai 0,75 dan nilai faktor peluang (O) bernilai 1,60 dan faktor ancaman bernilai 0,75. Sehingga menghasilkan skor IFAS = 2,55 dan skor EFAS = 2,35. Dalam diagram SWOT menunjukkan bahwa posisi usaha pada kuadrat 1 dengan total skor 0,85. Dapat ditarik kesimpulan bahwa klinik gigi x di desa babat memiliki peluang dan kekuatan untuk mengembangkan strategi-strategi yang ada dan mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif. Kata Kunci: Klink Gigi, Strategi Pemasaran, Analisis SWOT
USULAN MODEL SISTEM ANTRIAN PADA INSTANLASI FARMASI BPJS RUMAH SAKIT ABC DI KUDUS Cikita Berlian Hakim; Putri Tsabita Nurza Arifiya; Nuaf Maulana Nugroho; Nurul Iman
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 5, No 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v5i1.2269

Abstract

Rumah sakit adalah fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara menyeluruh, meliputi pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Untuk menunjang kebutuhan Kesehatan Masyarakat pemerintah membuat program BPJS Kesehatan. Salah satu penyelenggara program ini adalah RS ABC yang merupakan rumasakit tipe B yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik terhadap peserta JKN-KIS. Penelitian ini di latarbelakangi observasi proses antrian apotik rawat jalan yang memakai BPJS menggunakan metode promodel guna menyimulasikan kondisi antrian. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif, karena bertujuan untuk menggambarkan keadaan atas fenomena di lapangan dan usulan antrian yang lebih efisien dan efektif. Kesimpulan pada penelitian ini ialah pada kondisi asli yang memiliki loket 1 mampu melayani 19 orang dengan kinerja sistem sebesar 91,45% sedangakan usulan model dengan 2 loker dan 3 loker mampu melayani masing-masing 22 dan 36 orang dengan kinerja sisten 89,12% dan 92,64% yang mengindikasikan kinerja sistem terbaik berada pada 3 loket dan ada juga beberapa penurunan dari segi rata-rata waktu tunggu dalam sistem dimana loket 1 366,04 menit loket,2 selama 36,05 menit dan loket 3 selama 24,23 menit yang mengindikasikan loket 3 memiliki rata-rata waktu tunggu paling rendah.