Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

LITERATURE REVIEW: RUAYA IKAN OSEANODROMUS Anna Heirina; Sri Murtini; Rudiansyah Rudiansyah; Neksidin Neksidin; Sunardi Sunardi; Eva Muhajirah; Adiara Firdhita Alam Nasyrah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan oseanodromus merupakan ikan yang hidup dilaut dan beruaya di laut. Ruaya ikan oseanodromus sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor eksternal seperti fisika kimia perairan. Adapun faktor lingkungan perairan yang sangat berpengaruh terhadap ruaya ikan oseanodromus yakni suhu, arus serta adanya klorofil-a. Faktor internal yakni adanya faktor genetik dan keseimbangan metabolik serta naluri ikan yang mendorong untuk melakukan ruaya untuk mencari makan, pemijahan dan menemukan tempat tinggal baru. Sebagian besar ikan oseanodromus melakukan ruaya jauh hingga melintasi laut lepas dan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) bahkan melintasi batas administrasi suatu negara. Pola ruaya ikan dapat bervariasi antar populasi dan antar individu dalam suatu populasi. Ruaya ikan sulit diamati serta individu sangat sulit dilacak karena sebagian sering beruaya jauh di bawah permukaan air. Pada ikan oseanodromus yang melakukan ruaya dengan menempuh jarak yang jauh untuk melakukan pemijahan. Berdasarkan tujuannya ruaya terbagi beberapa tipe yakni pertama ruaya mencari makan. Ruaya ke daerah pencarian makanan umumnya dilakukan oleh ikan kecil atau oleh ikan dewasa yang dilakukan secara vertikal atau horizontal. Kedua, ruaya pemijahan yang cenderung dilakukan dari ruaya pemijahan yakni reproductive homing yaitu kembalinya ikan ke daerah asal kelahiran sebelum melakukan reproduksi. Ketiga ruaya pengungsian merupakan ruaya yang dilakukan untuk menghindar dari tempat yang kondisinya tidak baik atau tercemar.
Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) yang didaratkan di TPI Majene, Sulawesi Barat Adiara Firdhita Alam Nasyrah; Zulfiani Zulfiani; Dewi Yuniati; Eva Muhajirah; Anna Heirina; Anisa Aulia Sabilah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan cakalang merupakan ikan pelagis besar dari famili Scombridae, satu-satunya spesies dari genus Katsuwonus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan cakalang. Pengambilan sampel ikan dilakukan pada bulan November 2022 hingga Januari 2023 di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Majene dengan frekuensi pengambilan sampel satu kali sebulan. Pengukuran panjang total ikan menggunakan penggaris berketelitian 1 mm dan penimbangan bobot ikan menggunakan timbangan digital berketelitian 0.01 g. Total ikan yang diperoleh selama penelitian yaitu 54 ekor terdiri atas 44 ekor ikan jantan dan 10 ekor ikan betina. Kisaran panjang total ikan yang ditemukan yaitu sebesar 21.6 – 44,3 cm, sedangkan kisaran bobot ikan yaitu sebesar 120.8 – 1.070 g. Berdasarkan hasil analisis hubungan panjang bobot diperoleh persamaan W = 0.00004 L3.20 pada ikan jantan, W = 0.00001 L3.41 pada ikan betina. Hasil nilai b yang diperoleh menunjukkan pola pertumbuhan ikan cakalang didaratkan di TPI Majene bersifat alometrik positif. Kisaran faktor kondisi ikan cakalang selama penelitian berkisar 1.0963 – 1.5120 dengan rata-rata sebesar 1.2575. Hal ini mengindikasikan bahwa ikan cakalang dalam kondisi baik.
LITERATURE REVIEW: UMUR DAN PERTUMBUHAN LARVA IKAN LAUT I Nyoman Yoga Parawansa; Anna Heirina; Muhammad Fadil Farid; Adiara Firdhita Alam Nasyrah; Eva Muhajirah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan memiliki beberapa tahap perkembangan mulai dari telur hingga menetas. Tahap awal kehidupan ikan merupakan fase kritis dalam pertumbuhan ikan kaitannya dengan populasi yang akan rekruitmen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan parameter lingkungan yang mempengaruhi umur dan pertumbuhan larva ikan laut. Metode penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan beberapa tulisan ilmiah terkait umur dan pertumbuhan larva ikan laut serta hubungannya terhadap parameter perairan. Berdasarkan hasil review dapat diketahui bahwa dalam upaya mengetahui umur dan pertumbuhan ikan dapat didekati melalui beberapa cara salah satunya penggunaan otolith “batu telinga” struktur di telinga bagian tengah yang terbentuk dari lapisan kalsium karbonat yang dapat menunjukkan lingakaran tahunan pertumbuhan. Beberapa faktor lingkungan yang berpengaruh yaitu suhu, ketersediaan makanan, oksigen terlarut dan salinitas. Seluruh faktor tersebut saling terkait dan mempengaruhi dari umur dan pertumbuhan pada ikan.