Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The PEMETAAN POTENSI CARBON STOCK MANGROVE MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL 2A DI KAWASAN SILVO EKOWISATA, TANJUNGPIAYU Azzahra Maulidina; Febrianti Lestari; Diana Azizah; Deni Sabriyati; Andi Zulfikar; Esty Kurniawati
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan Global merupakan fenomena meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, daratan, dan laut. upaya mitigasi yang dapat dilakukan ialah dengan cara penyerapan karbon dari vegetasi mangrove. Untuk itu tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui estimasi stok karbon mangrove pada Kawasan Silvo ekowisata Tanjungpiayu. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah citra sentinel 2a dan data karbon setinggi dada (DBH). Analisis yang digunakan adalah alometrik, regresi, dan indeks NDVI. Hasil penelitian didapatkan luasan mangrove Kawasan silvoekowisata adalah 214 Ha dan terbagi atas 4 kategori; non vegetasi (8 Ha), kerapatan jarang (28 Ha), kerapatan sedang (41 Ha), dan Kerapatan Lebat (137 Ha). Sedangkan data stok karbon didapatkan hasil rata-rata 17,24 Ton/Ha, dengan stok karbon tertinggi berada pada 52,97 Ton/Ha dan nilai stok karbon terendah berada pada plot 7 sebesar 8,8 Ton/Ha. Untuk itu diperlukan penelitian lebih lanjut dengan indeks vegetasi lainnya pada lokasi yang sama ataupun berbeda.
ESTIMASI SERAPAN KARBON PADA PERMUKAAN MANGROVE DI PERAIRAN TANJUNG PIAYU KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU Sehat Muda Hasibuan; febrianti lestari; Diana azizah; Rika anggraini; Deni sabriyati
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan tanjungpiayu memiliki kawasan area mangrove yang sangat luas dan masih tergolong rapat, dan keanekaragaman jenis mangrove serta minimnya data penelitian tentang serapan dan stok karbon mangrove sehingga tujuan penelitian adalah menghitung biomassa, stok karbon dan serapan karbon yang ada pada ekosistem mangrove. Penelitian ini dilakukan pada bulan September – Desember 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik observasi langsung kelapangan. Penetapan lokasi penelitian menggunakan teknik rundom sampling sistematis dengan memilih 9 titik transek, dan juga adanya kondisi karakteristik ekologi ekosistem mangrove yang terdapat di kawasan perairan estuari Tanjungpiayu Kota Batam. Hasil penelitian, Dari 9 titik transek jenis mangrove yang dijumpai yaitu, Rhizophora Apiculata, Rhizophora Mucronata, Bruguiera Cylindrica, Xylocarpus Granatum, Lumnitzera Littorea, dengan Rhizophora Apiculata paling dominan dijumpai dan memiliki kerapataan paling tinggi. Total serapan biomassa 330,21 ton/ha, total stok karbon 155,20 ton/ha, dan serapan CO₂ bernilai 569,06 ton/ha.
The TINGKAT KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG EKOSISTEM MANGROVE UNTUK KEGIATAN SYLVO-EKOWISATA DI KAWASAN PESISIR TANJUNG PIAYU KOTA BATAM kamarudin kamarudin; febrianti lestari; diana azizah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan ekosistem mangrove Tanjungpiayu Kota Batam Kepulauan Riau merupakan contoh kawasan rehabilitasi mangrove hingga saat ini, kini ekowiasata mangrove akan dikembangkan sebagai bentuk pengelolaan yang baik untuk menjamin konservasi yang berkelanjutan yang menjamin sekaligus mendorong ekonomi masyarakat lokal. Sehingga, tujuan penelitian ini menghitung tingkat kesesuaian dan daya dukung kawasan dan mengidentifikasi kegiatan ekowisata mangrove. Perhitungan indeks kesesuaian kawasan menggunakan rumus IKW = Ʃ (ni/Nmaks) x 100%, menghitung daya dukung kawasan dengan menggunakan rumus DDK= K x [Lp/Lt]x[Wt/Wp] dan identifikasi kegiatan ekowisata dilakukan dengan identifikasi visual dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kawasan Tanjungpiayu Kota Batam dikategori sesuai (S) untuk kegiatan ekowisata mangrove berdasarkan beberapa parameter terkait tingkaat ketebalan mangrove yang tinggi, tingkat kerapatan disetiap area memiliki kategori dengan kreteria baik(sangat padat) dengan rata-rata kerapatannya diatas >1500 pohon/ha.