Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Makna Simbolik Pada Film Bertema Batak Isda Pramuniati; Mahriyuni; Chrisnatalia Kudadiri; Rini Rezeki; Sukma
PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis Vol. 7 No. 2 (2024): PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pranala.v7i2.833

Abstract

Film merupakan media komunikasi audio-visual yang efektif untuk menyampaikan pesan, salah satunya melalui poster yang digunakan sebagai media promosi. Poster film bertema budaya Batak tidak hanya menampilkan informasi dasar, tetapi juga simbol-simbol yang merepresentasikan budaya Batak, seperti ulos, rumah adat, dan Danau Toba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbolik dalam poster film bertema Batak dengan menggunakan metode semiotik Roland Barthes, yang mencakup dua tingkat analisis: denotasi dan konotasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, elemen elemen seperti kain ulos, rumah adat Batak, Danau Toba, dan warna-warna khas mencerminkan identitas budaya Batak secara visual. Pada tingkat konotasi, elemen-elemen tersebut mengandung makna simbolik yang mendalam, seperti kehormatan, cinta, kebersamaan keluarga, dan spiritualitas budaya. Poster-poster tersebut juga membangun mitos tentang kekuatan tradisi Batak, yang sering digabungkan dengan narasi modern untuk menggambarkan konflik antara tradisi dan gaya hidup kontemporer.
Kalimat pasif pada kumpulan cerpen Juragan Haji karya Helvy Tiana Rosa Rini Rezeki; Mulyadi Mulyadi
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v8i1.13684

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kalimat pasif pada kumpulan cerita pendek (cerpen) Juragan Haji karya Helvy Tiana Rosa. Fokus penelitian ini adalah meneliti bagaimana kalimat pasif yang terkandung di dalam cerpen yang dikaji dengan Teori X-bar. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks untuk mengidentifikasi pola-pola pengguna kalimat pasif. Metode yang digunakan merupakan analisis kualitatif yang memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran kalimat pasif yang dapat mempengaruhi isi cerpen secara keseluruhan dan penelitian yang memaparkan hasil penelitian dari sumber yang telah ditentukan disertai bukti-bukti yang mendukung. Data utama dikumpulkan kemudian data tersebut diklasifikasikan sesuai dengan penentu pada kalimat pasif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapatnya kata kerja pasif atau verba yang dilekatkan afiks di-, ter-, ke-..-an dan pesona ketiga berupa –nya. analisis menggunakan x-bar dapat ditarik kesimpulan berupa kehadiran adjunct dalam kalimat, tidak serta merta akan selalu ada, kehadiran adjunct tersebut kalimat pasif dapat memunculkan nuansa yang berbeda sebagai mempertegas kalimat. Pada frasa yang dilekatkan verba mampu berdiri sendiri meskipun tanpa kehadiran agen hal ini dikarenakan kalimat pasif lebih tertarik dengan apa yang terjadi dari pada siapa yang melakukan. Pada struktur kalimat pasif dapat dibentuk ke dalam beberapa pola berikut FI=FN+I’, Sedangkan pada struktur frasa polanya menjadi FN=N’+FN, dan FV = FAdv+V’.
Sound Changes of Batu Bara Malay Dialect from Proto Austronesian Language Rini Rezeki; Dwi Widayati
Tradition and Modernity of Humanity Vol. 4 No. 2 (2024): May
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/tmh.v4i2.17108

Abstract

This research aims to analyze the sound changes and how it changes in the Proto-Austronesian language to Batu Bara Dialect Malay. The research method uses quantitative methods. Data collection and collection were obtained in the field using the method of chapping, and recording. The location and time of the research were conducted in the Kampung Lalang Village area, Tanjung Tiram District, Batu-Bara Regency, North Sumatra Province. The data source consists of a list of 200 basic swadesh and PAN vocabulary from the book An Introduction Historical Linguistics Fourth Edition by Crowley and Bowern. Then the data will be analyzed in the form of procedures. Grouping between glosses (200 basic vocabulary), PAN Language, and Batu Bara Dialect Malay Language (MBB). b. Grouping data according to sound changes, c. Analyzing changes in sound changes from both languages between PAN and MBB. The results of the analysis that has been done about the sound changes from PAN to MBB can be concluded that sound changes based on place are found in metathesis, aphaeresis, syncope, apocope, prosthesis, assimilation, paragoge, inheritance of innovation, epenthesis, lenition.