Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Prevention and Control Strategies of Dengue Hemorrhagic Fever in Indonesia Sunarsih Sunarsih; Tri Rizkiyanti Alwi; Andi Zuhra Ibrahim; Itha Puspita Sari; Masiti Masiti; Sy. Rugaiyah; Sri Handayani
Journal of Public Health Indonesian Vol. 2 No. 1 (2025): MAY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/6kzp9q73

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a significant public health issue in Indonesia, with incidence rates fluctuating every year. This study aims to identify and analyze the prevention and control strategies for DHF in Indonesia over the last five years (2019–2024) using a literature review method. The analyzed articles were selected based on inclusion criteria such as publications in Indonesian or English, published between 2019 and 2024, and directly discussing prevention or control strategies for DHF. The results show that strategies implemented in Indonesia include community-based approaches such as the 3M Plus movement, the use of innovative technologies like Wolbachia-infected mosquitoes, enhancement of surveillance systems, public education, and strengthening cross-sector coordination. Despite various efforts, challenges such as vector resistance, climate change, and lack of inter-agency synergy still hinder program effectiveness. Therefore, more integrated, evidence-based policies oriented toward community participation are needed to achieve optimal and sustainable DHF control.
Pelatihan Pembarantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus pada Siswa SDN 159 Tekolabbua, Desa Bori Masunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros Erniwati Ibrahim; Sri Handayani; Hasanuddin Ishak; Ruslan Ruslan; Syamsuar Syamsuar
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/eeehd273

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi masalah kesehatan masyarakat global yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat menyebabkan kematian. Maros merupakan salah satu wilayah yang memperlihatkan tren peningkatan kasus. Tujuan pengabdian adalah untuk menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan intervensi dengan metode pendidikan kesehatan dapat dilakukan dengan memberdayakan masyarakat sebagai upaya pengendalian penyakit DBD di lingkungan sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kuantitatif pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Jumlah sampel yaitu 30 siswa kelas 5 SDN 159 Tekolabbua, Kabupaten Maros. Hasil dan Pembahasan dari hasil perbedaan dalam tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelaksanaan sesi pelatihan. Terlihat bahwa rata-rata pengetahuan meningkat dari 7,17 menjadi 13,83. Sedangkan Sikap perbedaan skor sikap sebelum dan sesudah pelaksanaan sesi pelatihan. Hasil ini mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan terhadap perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukannya pelatihan PSN 3M Plus pada siswa. Dengan meningkatnya pengetahuan siswa terkait DBD diharapkan akan berdampak positif juga pada sikap dan perilaku siswa dalam pencegahan DBD bagi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Selain itu pendekatan microteaching terbukti efektif dalam menyampaikan informasi yang kompleks seperti pencegahan DBD kepada siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil yang diperoleh rata-rata persentase pengetahuan siswa setiap kelompok diatas 90%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pendekatan microteaching merupakan metode yang sangat baik untuk meningkatkan pengetahuan yang komprehensif dalam bidang kesehatan masyarakat seperti PSN.
Gambaran Masalah Cakupan Imunisasi: Tantangan Besar Di Desa Garassikang Sri Handayani; Andri Adrian; Komang Mirnawati; Ruthfika Sanggola; Aulia Ufairah Akbar; Siti Nailah Kaltsum; Anissa Dyah Ayutaningrum; Syamsuar Manyullei
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.685

Abstract

Kesehatan sebagai isu yang kompleks memerlukan penetapan prioritas dan identifikasi akar permasalahan untuk merumuskan intervensi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah cakupan imunisasi sebagai masalah kesehatan prioritas di Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini dilakukan di Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung terhadap sampel. Penelitian dilakukan pada bulan Juli tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarkat Desa Garassikang dengan 4 target sasaran yaitu baduta, ibu hamil, remaja putri, dan wanita usia subur (WUS). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Non-Probability Random Sampling sebanyak 102 rumah tangga (Ruta) dengan total individu 118 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 30 baduta yang tidak diimunisasi lengkap atau memiliki cakupan imunisasi yang kurang dari 80% dengan persentase sebesar 75%. Cakupan imunisasi sebagai salah satu prioritas masalah kesehatan di Desa Garassikang memerlukan intervensi berupa edukasi secara langsung maupun melalui berbagai media guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya cakupan imunisasi yang lengkap.
Model Dalam Penyusunan Indikator Pulau Sehat Di Kota Makassar: Protokol Model Pulau Sehat Nurul Syahriani Salahuddin; Sukri Palutturi; Agus Bintara Birawida; Healthy Hidayanty; Dian Saputra Marzuki; Sri Handayani; Owildan Wisudawan B
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): September 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i5.756

Abstract

Kota Makassar adalah salah satu kota yang meraih penghargaan Swasta Saba Wistara 5 kali berturut-turut. Penghargaan tersebut tidak melihat salah satu aspek yang dinilai sangat penting yaitu indikator pulau sehat. Hal ini dikarenakan indikator pulau sehat di Indonesia masih belum diselenggarakan sebab masih mengikuti sistem administrasi Kabupaten/Kota sehat. Tujuan dari pengembangan model ini adalah untuk menyusun indikator dan model pulau sehat di Kota Makassar. Pengembangan model dalam penelitian ini menggunakan Mixed Methods. Tahap 1 menggunakan pendekatan kualitatif yaitu melakukan wawancara mendalam dan FGD dengan tokoh-tokoh kunci yang sesuai dengan tujuan penelitian. Tahap 1 ini banyak menyusun indikator pulau sehat berdasarkan hasil penilaian dan need assessment yang dilakukan. Tahap 2 penelitian ini adalah melakukan penilaian indikator dan kemudian menyusun model pulau sehat. Etika penelitian ini berasal dari Universitas Hasanuddin.