Dessy Adelia Pramesty
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENYULUHAN KEPADA MASYARAKAT TERKAIT PENYEBAB TERJADINYA GASTRITIS Dessy Adelia Pramesty; Doni Iswandani
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The level of awareness among Indonesian people regarding gastric health is still low, with diseases related to gastric health being among the 10 most common outpatient diseases at the DKI Jakarta Provincial Health Center. One of the frequent causes of gastritis is a poor diet. Sufficient knowledge about gastritis is essential for each individual because if left untreated, it can damage stomach function and increase the risk of developing cancer. This is the background to the Community Service (PkM) activities of the IKIFA STIKes lecturer team. The PkM activities were conducted on 26 February 2024 in the Duren Sawit Subdistrict area to educate about the cause of gastritis. The targets for PkM activities are residents from several RW areas in Duren Sawit Village, totaling 34 respondents. During the PkM activities, respondents actively participated in discussing the topics presented. Therefore, it can be concluded that this PkM activity was successful based on the objectives set at the beginning.
Gambaran Kesesuaian Penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek X Bekasi Guruh Subagya; Dessy Adelia Pramesty; Rahmat Widiyanto
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.2 No.2 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem penyimpanan obat yang tidak sesuai dapat menyebabkan obat cepat rusak dan kedaluwarsa serta membuat obat tidak tertata dengan baik sehingga menyulitkan petugas untuk mengevaluasi berapa jumlah persediaan obat dan bagaimana pergerakan obat. Penyimpanan obat yang baik di Apotek diatur dalam Permenkes RI nomor 73 tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di Apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesesuaian penyimpanan obat berdasarkan standar pelayanan kefarmasian di Apotek X Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, sampel pada penelitian ini adalah seluruh obat yang ada di Apotek X Bekasi yang berjumlah 1714 item obat. Pada penelitian ini data diperoleh dari hasil observasi dengan mencatat setiap ketidaksesuaian terhadap penyimpanan obat yang terjadi di lembar observasi, setelah itu melakukan perhitungan jumlah obat yang sesuai dan tidak sesuai, lalu hasil perhitungan di persentasekan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan hasil persentase kesesuaian penyimpanan obat berdasarkan suhu (99,82%), wadah asli (100%), alfabetis (100%), penyimpanan obat tidak digunakan untuk penyimpanan barang lain ( (99,29%), bentuk sediaan (100%), kelas terapi (100%), FEFO (First Expired First Out) (97.60%), dan penyimpanan dengan kartu stok (44%). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan cara penyimpanan obat di apotek X Bekasi sudah baik, tetapi masih perlu diperbaiki, untuk petugas farmasi harus memperhatikan suhu penyimpanan obat yang baru datang agar obat tersimpan pada suhu yang sesuai, tidak menyimpan makanan di dalam kulkas bersama dengan obat untuk menghindari obat terkontaminasi oleh makanan, tidak terburu-buru dalam menyimpan obat agar memperhatikan penyimpanan obat secara FEFO, dan petugas farmasi diharapkan mencatat keluar masuknya obat di kartu stok tanpa terkecuali agar mempermudah pengendalian stok obat di apotek.
Gambaran Kepuasan Pasien Asuransi Inhealth Tentang Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Kimia Farma 387 Pondok Gede Jawa BaratPeriode Februari-April 2025 Dessy Adelia Pramesty; Guruh Subagya; Sindi Astuti
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.3 No.3 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient satisfaction is an important indicator in assessing the quality of pharmaceutical services. This study aims to describe the level of patient satisfaction of Mandiri Inhealth insurance users at Kimia Farma Pharmacy 387 Pondok Gede. The research method used a quantitative descriptive approach with a purposive sampling technique, involving 223 respondents from a total of 504 patients for the period February–April 2025. Data collection was carried out through a questionnaire that had been tested for validity (r> 0.361) and reliability (α = 0.960). The results showed that based on the SERVQUAL model, the highest level of satisfaction was found in the dimensions of responsiveness (64% very satisfied) and reliability (62% very satisfied), followed by empathy (59%), assurance (47%), and real (40%). Overall, 54% of respondents stated very satisfied, 40% satisfied, 5% quite satisfied, and 1% dissatisfied. Although the majority of patients were satisfied, this achievement fell short of the 100% target for the Kimia Farma Pharmacy Patient Satisfaction Index (PIKP). This finding indicates the need for service quality improvements, particularly in tangible and guaranteed dimensions, such as providing more adequate facilities and improving staff competency. This study provides recommendations for continuous improvement to achieve optimal service standards.
Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit TBC di RW 06 Sarusunawa Penjaringan Kota Jakarta Utara Ida Diana Sari; Dessy Adelia Pramesty; Muhammad Aqil Allaam Dewantoro
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (2023) menyebutkan, Provinsi DKI Jakarta menempati urutan ke-delapan dari tiga puluh delapan Provinsi di Indonesia dengan jumlah prevalensi TBC terbesar berdasarkan riwayat diagnosis dokter menurut Provinsi. Menurut Profil Dinas Kesehatan DKI Jakarta Tahun 2022, Angka kematian yang disebabkan oleh penyakit TBC pada tahun 2022 di Provinsi DKI Jakarta adalah sebesar 947 orang, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 850 orang. Salah satu faktor penyebab naiknya angka penularan TBC adalah kurangnya pengetahuan seseorang mengenai cara pencegahan penularan kuman Tubekulosis seperti tidak meludah sembarangan dan menutup mulut ketika batuk atau bersin. Penderita TBC dapat menularkan kuman TBC ke udara ketika berbicara, bersin, atau batuk melalui percikan dahak. Jika penyakit TBC tidak segera didiagnosa dan ditangani dapat berakibat fatal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pengetahuan masyarakat tentang penyakit TBC di wilayah RW 06 Sarusunawa Penjaringan Kelurahan Penjaringan Kota Jakarta Utara menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah warga RW 06. Sampel diambil menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian didapatkan menggunakan rumus Slovin dan didapatkan 320 sampel. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan mengenai Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit TBC di RW 06 Sarusunawa Penjaringan Kota Jakarta Utara dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat di RW 06 Sarusunawa Penjaringan Kota Jakarta Utara yang tertinggi adalah yang memiliki pengetahuan cukup tentang penyakit TBC sebanyak 184 orang (58%).
ANALISIS HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN PERSEPSI BAURAN PEMASARAN PADA APOTEK DHARMAVITA JAKARTA TIMUR Niko Prasetya; Dessy Adelia Pramesty
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 3 OKTOBER TAHUN 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia bisnis, pemasaran memiliki peranan yang sangat penting untuk meningkatkan penjualan dan mempertahankan pelanggan. Salah satu pendekatan pemasaran yang banyak digunakan yaitu strategi bauran pemasaran (marketing mix), yang merupakan kombinasi dari elemen- elemen produk, harga, distribusi, dan promosi. Bauran pemasaran merupakan seperangkat alat pemasaran yang dapat dikendalikan perusahaan untuk menghasilkan respons yang diinginkan dari konsumen. Pemasaran yang efektif, yaitu pemasaran yang mampu memahami dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan cara yang lebih baik dari pesaing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana respon konsumen terhadap bauran pemasaran farmasi di apotek berdasarkan indikator 4P (Price, Place, Promotion, product). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan persepsi bauran pemasaran. Penelitian merupakan penelitian obsevasional analitik yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengambilan data primer. Respon konsumen terhadap persepsi bauran pemasaran yang mencakup produk, harga, tempat dan promosi memperoleh nilai rata- rata 3,26 dari 136 responden, yang di klasifikasikan dalam kategori “Cukup Baik” menurut skala likert. Hasil dari analisa hubungan didapatkan bahwa usia dan jenis kelamin tidak mempunyai pengaruh terhadap peresepsi bauran pemasaran di apotek Dharmavita Jakarta Timur