p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasi Ikifa
Nina Rustiana
STIKES IKIFA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DIABETES MELLITUS DI RW 004 KELURAHAN PULOGEBANG KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR Nina Rustiana; Pristiyantoro; Sekar Pramudita
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL FARMASI IKIFA VOL.3 NO.2 JULI TAHUN 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by high blood glucose levels and other metabolic disorders. The prevalence of diabetes is increasing significantly, and public awareness of the disease is vital for effective prevention and management. The study aims to describe the level of public awareness of diabetes mellitus in RW 004 Kelurahan Pulogebang Cakung district, East Jakarta in March 2024. The study used a quantitative descriptive method with samples of 342 respondents selected using proportional random sampling techniques. The data was collected through a validated questionnaire and tested for reliability first, which is 21 valid questions out of 25 available. Data analysis is carried out with SPSS Software Version 26.0 and is presented in the form of tables and graphs. The results of the survey showed that of the 342 respondents, 53% had good knowledge, 41% had sufficient knowledge, and 9% had less knowledge. The highest number of respondents were in the 42-45-year age range of 83 respondents (24.27%), and 102 (30%) respondents from high school with a good level of knowledge of 180 (53%) respondents. Based on the results of research carried out in RW 004 Kelurahan PuloGebang Kecamatan Cakung can conclude that the percentage of the most well-knowing was 53%, knowing quite 41%, and still there are those who know less than 9%.
PEMERIKSAAN KEBERADAAN KANDUNGAN NATRIUM SIKLAMAT PADA MINUMAN JAJANAN SEKOLAH DI SEKITAR SMPN 236 DAN SDN 05 PENGGILINGAN JAKARTA TIMUR BULAN APRIL 2023 Ivan santoso; Nina Rustiana; Pricillya Maria Loimalitna; Fransiska Senia Ginasari
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL.4 NO.1 APRIL TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan Tambahan Pangan yang paling sering digunakan adalah pemanis. Pemanis memiliki dua jenis yaitu pemanis alami dan pemanis buatan. Natrium siklamat menjadi salah satu jenis pemanis buatan yang popular di Indonesia. Ciri khas dari natrium siklamat adalah tidak meninggalkan rasa pahit sekuat sakarin, selain itu harga yang sangat murah membuat para produsen penjual minuman menggunakan Natrium siklamat karena rasa manis yang dihasilkan 30 kali lebih manis dari sukrosa. Menurut laporan tahunan BPOM tahun 2019 didapatkan pada pangan jajanan sekolah masih mengandung siklamat. Efek negatif mengkonsumsi natrium siklamat secara berlebihan seperti tremor, migrain, hingga kanker otak. Menurut peraturan kepala BPOM nomor 4 tahun 2014 kadar natrium siklamat adalah 250mg/kg. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberadaan natrium siklamat pada minuman jajanan sekolah. Penelitian ini merupakan metode deskriptif yang bersifat eksperimental untuk membuktikan atau mengetahui keberadaan natrium siklamat pada minuman jajanan sekolah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian dasar untuk mengetahui keberadaan dan kadar natrium siklamat pada minuman jajanan sekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah minuman jajanan sekolah yang dijual di sekitar SMPN 236 dan SDN 05 Penggilingan. Pemeriksaan keberadaan natrium siklamat dilakukan dengan uji pengendapan dengan terbentuknya endapan putih menandakan positif natrium siklamat dan uji dengan spektrofotometri UV-VIS yang memberikan serapan maksimum pada panjang gelombang 230 nm. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa dari tujuh sampel yang diujikan dengan uji pengendapan dan uji spektofotometri UV-VIS tidak didapatkan pemanis buatan Natrium Siklamat.