p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasi Ikifa
Pricillya Maria Loimalitna
STIKes IKIFA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA GAMBARAN PENGELOLAAN RETUR OBAT DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT dr. ABDUL RADJAK SALEMBA JAKARTA Pricillya Maria Loimalitna; Putri Ekasari; Sigit Pamungkas
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL FARMASI IKIFA VOL.3 NO.2 JULI TAHUN 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out the drug return management system and the percentage of reasons for returns that most often occur, as well as the percentage of total drug return items at Dr. Abdul Radjak Salemba in January–March 2023. This research is non-experimental and descriptive in nature. Data was collected prospectively, namely by observing and evaluating return sheets taken from a sample of inpatient returns during January–March 2023. The population is all prescription transactions for inpatient patients at Dr. Abdul Radjak Salemba for the period January–March 2023. Sampling in this study used the total sampling technique. After the research was carried out, there were five reasons for returns: stopping therapy, duplicating prescriptions, extra therapy, returning patients, and passing away. Obtaining the highest percentage of duplication of prescriptions with a percentage of 42.27%, patients returning 39.01%, extra therapy 13.52%, stopping therapy 5.07%, and death 0.13%. As well as the percentage of total item returns of 19.62% in January, 17.11% in February, and 18.03% in March, Dr. Hospital Abdul Radjak Salemba had to design a drug distribution system from (one daily dose dispensing) ODD to (unit dose dispensing) UDD in order to reduce the rate of drug returns at Dr. Abdul Radjak Salemba. With or without reducing the quality of pharmaceutical services.
PEMERIKSAAN KEBERADAAN KANDUNGAN NATRIUM SIKLAMAT PADA MINUMAN JAJANAN SEKOLAH DI SEKITAR SMPN 236 DAN SDN 05 PENGGILINGAN JAKARTA TIMUR BULAN APRIL 2023 Ivan santoso; Nina Rustiana; Pricillya Maria Loimalitna; Fransiska Senia Ginasari
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL.4 NO.1 APRIL TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan Tambahan Pangan yang paling sering digunakan adalah pemanis. Pemanis memiliki dua jenis yaitu pemanis alami dan pemanis buatan. Natrium siklamat menjadi salah satu jenis pemanis buatan yang popular di Indonesia. Ciri khas dari natrium siklamat adalah tidak meninggalkan rasa pahit sekuat sakarin, selain itu harga yang sangat murah membuat para produsen penjual minuman menggunakan Natrium siklamat karena rasa manis yang dihasilkan 30 kali lebih manis dari sukrosa. Menurut laporan tahunan BPOM tahun 2019 didapatkan pada pangan jajanan sekolah masih mengandung siklamat. Efek negatif mengkonsumsi natrium siklamat secara berlebihan seperti tremor, migrain, hingga kanker otak. Menurut peraturan kepala BPOM nomor 4 tahun 2014 kadar natrium siklamat adalah 250mg/kg. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberadaan natrium siklamat pada minuman jajanan sekolah. Penelitian ini merupakan metode deskriptif yang bersifat eksperimental untuk membuktikan atau mengetahui keberadaan natrium siklamat pada minuman jajanan sekolah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian dasar untuk mengetahui keberadaan dan kadar natrium siklamat pada minuman jajanan sekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah minuman jajanan sekolah yang dijual di sekitar SMPN 236 dan SDN 05 Penggilingan. Pemeriksaan keberadaan natrium siklamat dilakukan dengan uji pengendapan dengan terbentuknya endapan putih menandakan positif natrium siklamat dan uji dengan spektrofotometri UV-VIS yang memberikan serapan maksimum pada panjang gelombang 230 nm. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa dari tujuh sampel yang diujikan dengan uji pengendapan dan uji spektofotometri UV-VIS tidak didapatkan pemanis buatan Natrium Siklamat.