Bahan Tambahan Pangan yang paling sering digunakan adalah pemanis. Pemanis memiliki dua jenis yaitu pemanis alami dan pemanis buatan. Natrium siklamat menjadi salah satu jenis pemanis buatan yang popular di Indonesia. Ciri khas dari natrium siklamat adalah tidak meninggalkan rasa pahit sekuat sakarin, selain itu harga yang sangat murah membuat para produsen penjual minuman menggunakan Natrium siklamat karena rasa manis yang dihasilkan 30 kali lebih manis dari sukrosa. Menurut laporan tahunan BPOM tahun 2019 didapatkan pada pangan jajanan sekolah masih mengandung siklamat. Efek negatif mengkonsumsi natrium siklamat secara berlebihan seperti tremor, migrain, hingga kanker otak. Menurut peraturan kepala BPOM nomor 4 tahun 2014 kadar natrium siklamat adalah 250mg/kg. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberadaan natrium siklamat pada minuman jajanan sekolah. Penelitian ini merupakan metode deskriptif yang bersifat eksperimental untuk membuktikan atau mengetahui keberadaan natrium siklamat pada minuman jajanan sekolah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian dasar untuk mengetahui keberadaan dan kadar natrium siklamat pada minuman jajanan sekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah minuman jajanan sekolah yang dijual di sekitar SMPN 236 dan SDN 05 Penggilingan. Pemeriksaan keberadaan natrium siklamat dilakukan dengan uji pengendapan dengan terbentuknya endapan putih menandakan positif natrium siklamat dan uji dengan spektrofotometri UV-VIS yang memberikan serapan maksimum pada panjang gelombang 230 nm. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa dari tujuh sampel yang diujikan dengan uji pengendapan dan uji spektofotometri UV-VIS tidak didapatkan pemanis buatan Natrium Siklamat.
Copyrights © 2025