Reno Nurcholipah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI DESKRIPTIF POLA KEPATUHAN PASIEN MENGGUNAKAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI KLINIK PRATAMA BAHAGIA Doni Iswandani; Fachdiana Fidia; Niko Prasetya; Honey Iskandar; Siti Aisyah; Reno Nurcholipah
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.3 No.2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, melebihi ambang batas 140/90 mmHg. Kondisi ini disebabkan oleh pembuluh darah yang memompa darah dengan kekuatan berlebih. Kepatuhan dalam mengkonsumsi obat antihipertensi merupakan faktor kunci untuk mencapai hasil pengobatan yang optimal pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pola kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat antihipertensi pada pasien Prolanis hipertensi di Klinik Pratama Bahagia selama periode Maret-April 2022. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia lebih dari 60 tahun (65%), diikuti oleh kelompok usia 51-60 tahun (20%) dan 40-50 tahun (15%). Sebagian besar responden tidak bekerja (70%), sementara 30% bekerja. Dalam hal pendidikan, sebagian besar responden berpendidikan SMA (50%), diikuti oleh SLTA (20%), SMP (17,5%), SD (10%), dan D3 (2,5%). Mengenai kepatuhan pengobatan, hasil penelitian menunjukkan 2,5% responden memiliki kepatuhan tinggi, 25% kepatuhan sedang, dan 72,5% responden termasuk dalam kategori kepatuhan rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar pasien hipertensi menunjukkan tingkat kepatuhan rendah terhadap pengobatan antihipertensi. Hal ini menekankan pentingnya upaya untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi, terutama pada pasien usia lebih tua dan yang tidak bekerja.