p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Aplikasi Fisika
Muh. Harun Al Rasyid
Physics Department, Halu Oleo University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Proyeksi pertumbuhan penduduk Sulawesi Tenggara dengan menggunakan model eksponensial dan model logistik Blessya V. S. Marbun; Mardhiyah N. K. Amiruddin; Fani Lestari; Winda Nur Padila; Lina Lestari; Muh. Harun Al Rasyid
Jurnal Aplikasi Fisika Vol. 20 No. 02 (2024): Jurnal Aplikasi Fisika
Publisher : Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62749/jaf.v20i02.p24-30

Abstract

Penambahan jumlah penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu. Perubahan jumlah penduduk dalam populasi dapat dihitung dengan menggunakan perwaktu unit. Dengan pertumbuhan populasi yang cepat di Indonesia, setiap aspek kehidupan dapat terpengaruh. Laju pertumbuhan penduduk yang kita ketahui didasarkan pada kelahiran, kematian, dan migrasi. Dari tahun 2010 hingga 2021, Sulawesi Tenggara terus mengalami peningkatan, meskipun pada tahun 2021 sempat mengalami penurunan karena faktor lain, salah satunya adalah wabah COVID-19 yang sedang meningkat. Ini menunjukkan bahwa penduduk Sulawesi Tenggara terus meningkat. Studi ini menyelidiki aplikasi teoritis persamaan diferensial dalam kehidupan sehari-hari. Studi ini menggunakan dua model yaitu model eksponensial dan model logistik. Hasil perhitungan dari kedua model menunjukkan bahwa hasil faktor laju pertumbuhan penduduk dalam model eksponensial bernilai positif, yang menunjukkan bahwa populasi akan terus meningkat sedangkan terdapat lima model dengan laju pertumbuhan yang berbeda untuk model logistik. Hasilnya menunjukkan populasi logistik 2.935.795 jiwa dan populasi eksponensial 2.763.583 jiwa. Dengan rata-rata galat 1,09%, model eksponensial digunakan untuk memperkirakan jumlah penduduk Sulawesi Tenggara pada tahun 2028. Model dan persamaan yang digunakan untuk memprediksi kondisi diharapkan sesuai dengan standar dan masih dapat mendukung pertumbuhan populasi di tahun-tahun mendatang.
ANALISIS SPEKTRUM ABSORBANSI DAN IDENTIFIKASI FITOKIMIA DARI FRAKSI BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI PENYERAP CAHAYA DALAM DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) Wa Ode Sukmawati Arsyad; Olivia Stefhany Wijaya; Ida Usman; Ismail Saleh; Muh. Harun Al Rasyid; Yusnita Sari
Jurnal Aplikasi Fisika Vol. 21 No. 02 (2025): Agustus 2025
Publisher : Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) sebagai sumber dye alami pada sistem Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) melalui analisis spektrum absorbansi serta identifikasi senyawa fitokimia yang terkandung di dalamnya. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol, kemudian dilanjutkan dengan tahap evaporasi vakum dan fraksinasi menggunakan pelarut etanol serta metanol. Identifikasi senyawa antosianin dilakukan melalui teknik Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan karakterisasi spektrum absorbansi dye dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan antosianin. Proses evaporasi terbukti meningkatkan kandungan antosianin, sedangkan fraksinasi menyebabkan penurunan konsentrasi pigmen yang diduga akibat terjadinya konversi kimia selama proses pemisahan. Hasil pengukuran spektrum absorbansi memperlihatkan bahwa dye dari bunga telang memiliki daerah serapan pada panjang gelombang 500–600 nm dengan nilai energy gap yang sesuai untuk berfungsi sebagai fotosensitizer pada sistem DSSC. Dengan demikian, penelitian ini memperkuat potensi bunga telang sebagai bahan alami yang menjanjikan dalam pengembangan teknologi energi terbarukan berbasis sel surya ramah lingkungan.