p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Aplikasi Fisika
Jirman
Physics Department, Halu Oleo University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode Simple Moving Average dalam Memperhalus Difraktogram XRD Sampel Nikel Sapto Raharjo; Lina Lestari; Nurul Hidayahtullah; Muh. Yaqub Rijal; Jirman
Jurnal Aplikasi Fisika Vol. 21 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62749/jaf.v21i1.p5-13

Abstract

Nikel, logam berwarna putih keperakan yang dikenal karena ketahanan korosi yang sangat baik dan titik lebur yang tinggi, memiliki peran penting dalam industri modern. Namun, ketika ditemukan dalam bentuk bijih nikel, keberadaan unsur besi menimbulkan kompleksitas tambahan pada pola XRD, menyebabkan puncak-puncak yang tumpang tindih dan perubahan pada struktur kisi. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini menggunakan metode Simple Moving Average (SMA) untuk memperhalus difraktogram XRD dari sampel nikel, yang secara efektif mengurangi noise dan meningkatkan kejernihan data untuk analisis yang lebih akurat. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa sampel SIL-Ni197 memperoleh nilai MAPE sebesar 1,66%, RRMSE sebesar 2,65%, dan R² sebesar 0,859. Hasil ini menunjukkan bahwa data yang telah dihaluskan tetap mempertahankan sebagian besar variabilitas aslinya, menunjukkan pengurangan noise yang efektif sambil tetap menjaga tren penting. Dengan demikian, metode SMA terbukti menjadi teknik yang sangat baik untuk prapemrosesan data XRD, membantu dalam interpretasi sinyal yang lebih jelas. Untuk dataset dengan perubahan yang lebih tiba-tiba, teknik adaptif seperti metode exponential moving average (EMA) dapat memberikan peningkatan lebih lanjut
Penerapan Model Pertumbuhan Logistik dalam Memproyeksikan Jumlah Penduduk di Kabupaten Kolaka Pascal Perdana Manga; Lina Lestari; Jirman
Jurnal Aplikasi Fisika Vol. 21 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62749/jaf.v21i1.p25-34

Abstract

Penelitian ini menerapkan model pertumbuhan logistik untuk memproyeksikan jumlah penduduk di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Berdasarkan analisis data, diperoleh kapasitas tampung penduduk sebesar 31.520 jiwa dengan laju pertumbuhan populasi (r) sebesar 0,8677. Proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2050 menunjukkan angka sebesar 8.968 jiwa. Dari berbagai model yang diuji, model logistik ke-9 terbukti paling akurat dalam memprediksi pertumbuhan penduduk, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) terendah. Visualisasi grafik memperlihatkan kecocokan yang baik antara hasil prediksi model ke-9 dengan data aktual. Hasil ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan penduduk Kabupaten Kolaka akan cenderung mendekati kapasitas tampungnya secara asimtotik akibat tingginya angka kematian.
Investigasi Mekanisme Peleburan Freeze Plug dalam Reaktor Garam Cair: Wawasan dari Eksperimen Lilin Padat-Minyak Panas Ismail Saleh; Asril Pramutadi Andi Mustari; Muhammad Rizqie Arbie; Jirman; Muhammad Abhil Ardani
Jurnal Aplikasi Fisika Vol. 21 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62749/jaf.v21i1.p35-43

Abstract

Peleburan sumbat beku adalah fitur keselamatan pasif utama dalam Reaktor Garam Cair (MSR), yang dirancang untuk diaktifkan ketika suhu melebihi ambang batas. Sumbat peleburan memungkinkan garam cair mengalir dan mencegah panas berlebih. Penelitian ini menyelidiki prinsip-prinsip pencairan sumbat beku melalui eksperimen yang disederhanakan dengan menggunakan lilin padat dan minyak goreng panas. Sampel lilin padat dengan volume 25 ml, 50 ml, dan 75 ml dipaparkan pada minyak panas 140°C dalam volume 50 ml. Pengamatan menunjukkan bahwa volume minyak yang lebih besar menghasilkan suhu puncak yang lebih tinggi dan laju pendinginan yang lebih lambat, konsisten dengan konsep massa termal. Volume yang lebih besar menahan panas lebih lama dan memindahkannya secara lebih efektif, menciptakan puncak suhu yang lebih luas dan bertindak sebagai reservoir termal yang stabil. Sebaliknya, volume minyak yang lebih kecil menunjukkan kehilangan panas yang lebih cepat karena massa termal yang terbatas. Hasil ini menyoroti peran massa termal dalam mempertahankan panas dan mengelola laju pendinginan, yang sangat penting untuk keselamatan reaktor. Volume minyak yang lebih besar kemungkinan meminimalkan efek isolasi, memfasilitasi perpindahan panas yang efektif. Perilaku ini secara langsung berdampak pada laju pemanasan awal dan stabilitas suhu jangka panjang, yang penting untuk kinerja sumbat beku. Studi ini menggarisbawahi perlunya mengoptimalkan bahan sumbat beku, dengan fokus pada titik leleh, konduktivitas termal, dan stabilitas di bawah berbagai beban termal. Perbaikan di bidang-bidang ini dapat meningkatkan retensi panas dan kinerja perubahan fasa, meningkatkan keselamatan dan efisiensi reaktor. Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi bahan dan konfigurasi alternatif untuk menyempurnakan desain MSR, memastikan operasi yang lebih andal dan sistem reaktor yang lebih aman.