Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Farmasi dalam Skrining Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pada Masyarakat Desa Kabul Sebagai Deteksi Dini Diabetes Melitus Sri Winarni Sofya; Ayudia Cipta Khairani; Mia Ariasti; Lalu Busyairi Muhsin; Baiq Fitri Yunita
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v8i2.665

Abstract

Diabetes mellitus often remains undetected in its early stages because its symptoms are nonspecific; therefore, community-based screening is needed to identify individuals at risk. This community service activity aimed to support early detection of diabetes mellitus through random blood glucose testing among residents of Kabul Village, Praya Barat Daya District, Central Lombok. The activity involved 25 participants aged 18 years or older and comprised preparation, glucometer-based testing, delivery of individual results, and brief health education. Data were analyzed descriptively according to random blood glucose categories. The results showed that 22 participants (88%) had normal glucose levels, one participant (4%) was classified as prediabetic, and two participants (8%) were suspected of having diabetes mellitus. These findings indicate that random blood glucose testing can serve as a practical initial screening method for identifying at-risk individuals. Participants with above-normal results should undergo confirmatory examination at a healthcare facility.
AKTIVITAS ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL DAUN SALIARA (Lantana camara L.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN DIINDUKSI Saccharomyces cerevisiae Hafizatul Hiqmah; Ayudia Cipta Khairani; Mia Ariasti
Jurnal Dunia Farmasi Vol 10, No 3 (2026): EDISI AGUSTUS
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdf.v10i3.7035

Abstract

Pendahuluan: Demam merupakan respons fisiologis akibat peningkatan set point suhu tubuh yang dipicu oleh mediator inflamasi, sehingga diperlukan agen antipiretik yang efektif dan aman. Daun saliara (Lantana camara L.) diketahui mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid yang berpotensi memiliki aktivitas antipiretik. Tujuan: Mengetahui aktivitas antipiretik ekstrak etanol daun saliara pada mencit putih jantan yang diinduksi ragi serta menentukan dosis yang memberikan efek terbaik. Metode: Penelitian menggunakan rancangan eksperimental dengan lima kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (Na CMC 0,5%), kontrol positif (parasetamol), serta ekstrak etanol daun saliara dosis 10, 20, dan 40 mg/20 g BB. Demam diinduksi menggunakan suspensi Saccharomyces cerevisiae secara subkutan, kemudian suhu rektal diukur sebelum induksi, setelah induksi, dan pada menit ke-30, 60, 90, serta 120 setelah pemberian perlakuan. Data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil: Ekstrak etanol daun saliara mampu menurunkan suhu tubuh mencit yang mengalami demam. Secara deskriptif, dosis 10 mg/20 g BB memberikan persentase daya antipiretik tertinggi sebesar 69,23% pada menit ke-120, mendekati kontrol positif sebesar 73,33%. Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan (p0,05), sedangkan uji LSD menunjukkan bahwa dosis 20 mg/20 g BB tidak berbeda nyata dengan kontrol positif pada beberapa waktu pengamatan. Kesimpulan: Ekstrak etanol daun saliara memiliki aktivitas antipiretik pada mencit putih jantan yang diinduksi ragi, dengan dosis 10 mg/20 g berat badan memberikan efektivitas biologis terbaik, sedangkan dosis 20 mg/20 g berat badan menunjukkan efektivitas yang paling sebanding dengan parasetamol berdasarkan analisis statistik.Kata Kunci: Antipiretik, Demam, Lantana camara, Ragi