Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan sistem irigasi cerdas berbasis IoT dan tenaga surya untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat Muchsin Harahap; Dian Putra Saragi; Bakti Dwi Waluyo; Aditiya Pratama Daryana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31392

Abstract

AbstrakDesa Sidomulyo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara menghadapi permasalahan rendahnya efisiensi sistem irigasi akibat dominasi penggunaan metode manual dan pompa berbahan bakar diesel yang menyebabkan tingginya biaya operasional serta menurunnya produktivitas lahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian melalui penerapan sistem irigasi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) dan tenaga surya. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani “Gapoktan Mulia Tani” dengan jumlah peserta sebanyak 20 petani aktif. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi teknologi, pelatihan praktikum penggunaan sistem, instalasi perangkat irigasi otomatis, serta pendampingan teknis selama masa implementasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan perbandingan data sebelum dan sesudah pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hasil panen sebesar 31% (dari 4,2 menjadi 5,5 ton per hektar), efisiensi biaya operasional sebesar 60% (dari Rp250.000 menjadi Rp100.000 per musim), serta penghapusan total penggunaan BBM. Selain itu, sebanyak 90% petani menyatakan mampu mengoperasikan dan merawat sistem secara mandiri. Program ini terbukti efektif dalam mengintegrasikan teknologi terbarukan ke dalam praktik pertanian desa dan mendukung pencapaian SDGs bidang pangan, energi bersih, dan iklim. Kata kunci: irigasi cerdas; IoT; energi surya; petani; efisiensi pertanian. AbstractSidomulyo Village faces low irrigation efficiency due to the widespread use of manual methods and diesel pumps, resulting in high operational costs and reduced land productivity. This community service activity aims to improve agricultural efficiency and productivity through the implementation of an Internet of Things (IoT)-based smart irrigation system powered by solar energy. The partner involved was the “Gapoktan Mulia Tani” farmer group, with 20 active farmers participating. The method included technology socialization, hands-on system operation training, device installation, and technical mentoring during the implementation phase. Evaluation was carried out through field observation, questionnaires, and pre-post implementation data comparison. The program resulted in a 31% increase in crop yields (from 4.2 to 5.5 tons/ha), a 60% reduction in irrigation costs (from Rp250,000 to Rp100,000 per season), and total elimination of fossil fuel usage. Additionally, 90% of farmers reported being able to independently operate and maintain the system. This program effectively integrates renewable technology into village farming practices and supports SDGs in food security, clean energy, and climate action. Keywords: smart irrigation; IoT; solar energy; farmers; agricultural.
Optimalisasi pakan untuk meningkatkan efisiensi budidaya lele di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai Muhammad Aulia Rahman Sembiring; Bakti Dwi Waluyo; Muhammad Ashari; Dian Putra Saragi; Ricky Nelson Tampubolon; Felix Hizkia Simanjuntak
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31974

Abstract

AbstrakBudidaya lele di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, menghadapi tantangan efisiensi penggunaan pakan yang berdampak pada tingginya biaya produksi dan rendahnya hasil panen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi budidaya lele melalui pelatihan manajemen pakan dan penerapan teknologi pencampur pakan otomatis. Sasaran kegiatan adalah Kelompok Tani Lele "Kuta Baru" dengan jumlah peserta 20 orang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis penggunaan pH Meter dan TDS Meter, aplikasi alat pencampur pakan otomatis berkapasitas 15 kg, serta pendampingan dan evaluasi hasil. Hasil program menunjukkan peningkatan efisiensi penggunaan pakan sebesar 18%, kenaikan rata-rata bobot panen 12%, dan 90% peserta mengadopsi teknologi baru. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya, dan pengetahuan petani dalam budidaya lele yang berkelanjutan. Kata kunci: budidaya lele; efisiensi pakan; teknologi tepat guna; pelatihan; serdang bedagai AbstractCatfish farming in Tebing Tinggi Subdistrict, Serdang Bedagai Regency, faces the challenge of feed use efficiency which has an impact on high production costs and low yields. This community service activity aims to improve the efficiency of catfish cultivation through feed management training and the application of automatic feed mixing technology. The target of the activity is the "Kuta Baru" Catfish Farmer Group with a total of 20 participants. The implementation method includes socialization, technical training on the use of pH Meter and TDS Meter, application of automatic feed mixing equipment with a capacity of 15 kg, as well as mentoring and evaluation of results. The program results showed an 18% increase in feed use efficiency, a 12% increase in average harvest weight, and 90% of participants adopted the new technology. This activity contributed to increasing productivity, cost efficiency, and farmers' knowledge in sustainable catfish farming. Keywords: catfish farming; feed efficiency; appropriate technology; training; serdang bedagai