Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran AI sebagai Mediator Komunikasi dalam Proses Pembelajaran Mamdukh Budiman; Muhammad Ridha; Audy Rifdah Widyastuti; Suryanti ridha; Kamsar; Aliyah; Junaidi
Pustaka Edukasi: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Pustaka Edukasi
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/pe.v1i2.69

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam praktik pembelajaran digital, khususnya dalam cara komunikasi pendidikan berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran AI sebagai mediator komunikasi dalam proses pembelajaran melalui sintesis literatur ilmiah terindeks Scopus. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan menganalisis 40 artikel ilmiah yang membahas pemanfaatan AI dalam pendidikan, termasuk AI generatif, educational chatbots, intelligent tutoring systems, pedagogical agents, dan social robots. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola peran AI dalam memediasi komunikasi pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berperan sebagai mediator komunikasi melalui empat fungsi utama: (1) mediator dialog instruksional yang memfasilitasi interaksi dua arah dan scaffolding kognitif; (2) mediator umpan balik dan regulasi belajar yang menyediakan respons instan dan dialogis; (3) mediator komunikasi sosial dan kolaboratif yang mendukung interaksi kelompok serta pembelajaran inklusif; dan (4) mediator personalisasi komunikasi pembelajaran yang menyesuaikan gaya dan konten interaksi berdasarkan kebutuhan peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu teknologi, tetapi sebagai aktor komunikatif non-manusia yang membentuk struktur, makna, dan dinamika komunikasi pedagogis. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi pendidikan dengan menawarkan perspektif konseptual tentang AI sebagai mediator komunikasi dalam pembelajaran. Implikasi praktisnya mencakup pentingnya desain pedagogis dan etis dalam integrasi AI agar peran mediasi komunikasi yang dijalankan AI selaras dengan tujuan dan nilai pendidikan.
Wawasan Bibliometrik tentang Strategi Pemasaran Digital untuk Kampanye Politik di Indonesia Kaaamiliaa Dewi; Dian Eka Rahmawati; Muhammad Younus; Muhammad Ridha
Society Vol 14 No 1 (2026): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v14i1.1081

Abstract

This study aims to examine in depth the influence of digital marketing in political campaigns in Indonesia. This research departs from the gap between the theoretical potential of digital marketing, widely discussed in the global literature, and its empirical application, which remains limited in the Indonesian political context. The contemporary political dynamics in Indonesia an increasingly dependent on information technology and social media, making this study both relevant and urgent. The research method uses qualitative bibliometric analysis with primary data obtained from the Scopus database. The data were processed in RStudio and filtered according to the PRISMA protocol, yielding 58 journal articles that were systematically analyzed. The results show that digital marketing strategies, particularly through social media, data-driven micro-targeting, and creative content, have shifted the paradigm of political campaigns from traditional approaches to more personalized, interactive, and measurable interactions. The trend analysis also reveals the evolution of research focus, from the initial platform adoption stage to more complex strategies, involving artificial intelligence, digital ethical issues, and platform governance. The study concludes that digital marketing has transformed the Indonesian political campaign landscape, making in more dynamic. However, its effectiveness still requires support in the form of increasing people’s digital literacy, protective regulations, and follow-up research using a mixed-methods approach to empirically measure causal impacts. This research contributes to the development of digital political marketing literature while providing practical implications for political actors and policymakers in Indonesia.
Dampak Media Sosial terhadap Komunikasi Interpersonal di Era Digital Muhammad Ridha; Muhammad Fadhilurrozaq; Wicaksana Pamungkas; Adam Muliana
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 7 No. 2 (2025): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v7i2.1626

Abstract

Komunikasi interpersonal pada dasarnya adalah komunikasi yang terjadi secara langsung atau tatap muka antara individu, di mana setiap pihak yang terlibat saling memengaruhi persepsi satu sama lain. Menurut De Vito, komunikasi interpersonal berlangsung antara dua orang yang memiliki hubungan yang jelas dan terhubung dengan berbagai cara. Dari perspektif situasional, komunikasi interpersonal berfokus pada interaksi antara dua individu yang berkomunikasi baik secara verbal maupun nonverbal. Selain itu, komunikasi ini juga ditandai dengan umpan balik yang cepat. Penelitian tentang komunikasi interpersonal telah menunjukkan betapa pentingnya aspek nonverbal dalam menyampaikan pesan. Gestur, ekspresi wajah, dan intonasi suara sering kali menyampaikan makna yang lebih mendalam dibandingkan dengan kata-kata saja. Selain itu, faktor budaya juga berperan besar dalam membentuk gaya komunikasi seseorang. Perbedaan budaya dapat menimbulkan tantangan dalam memahami dan menafsirkan pesan, sehingga keterampilan komunikasi lintas budaya menjadi sangat penting. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai dinamika komunikasi interpersonal sangat diperlukan untuk membangun hubungan yang harmonis, menyelesaikan konflik, dan mencapai tujuan bersama.