Mia Revi Ukhtiani
Universitas Primagraha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PERMAINAN KELERENG TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK Mia Revi Ukhtiani; Wicka Yunita Dwi Utami; Farida Ariyani Kangiden
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5274

Abstract

Dalam perkembangan kognitif anak melibatkan keterampilan belajar pada anak yang terjadi melalui proses dan kegiatan mental internal yang kompleks. Anak yang berkembang baik aspek kognitifnya akan dapat belajar mengembangkan proses berfikir, merespon objek dilingkungannya dan merefleksikan pengalamannya. Keterampilan berhitung pada anak usia dni di Taman Kanak-Kanak juga diartikan dengan kegiatan matematika d Taman Kanak-Kanak. Pengembangan keterampilan berhitung pada pembelajaran anak bertujuan agar anak-anak dapat berfikir logis dan sistematis sejak dni melalui pengamatan terhadap benda-benda konkrit, gambar-gambar atau angka-angka yang terdapat di sekitar anak. Penelitian ini dilakukan di kp. Sirih, Desa Kamasan, Kec. Cinangka Kab. Serang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, penelitian kualitatif yaitu penelitian yang sesuai dengan fakta di lapangan, karena penelitian kualitatif memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelasan. Pada hasil observasi di Kp. Sirih Desa. Kamasan Kec. Cinangka Kab. Serang masih terdapat beberapa anak yang belum lancar dalam berhitung 1-10, saat disuruh berhitung anak masih ragu pada angka selanjutnya dan masih di mengulang ke angka awal ke angka awal. Contohnya saat disuruh berhitung 1-10, anak sudah sampai di angka 5 kemudian lupa dengan angka selanjutnya dan mengulang lagi ke angka 1 atau 2, dan anak masih ragu untuk menyebut angka selanjutnya kemudian hanya diam saja tidak melanjutkan sampa hitungan ke 10. Dari hasil wawancara peneliti menyimpulkan bahwa permainan kelereng di desa kamasan mampu mengembangkan kemampuan berhitung anak. Hal ini terbukti ketika anak dapat mengenal angka baru, dari yang tadinya belmum lancar berhitung setelah sering berman kelereng anak menjadi lancar dalam berhitung. Hal ini juga didukung dengan adanya hasil wawancara dengan orang tua anak dengan mengatakan bahwa permainan kelereng bisa menumbuh kembangkan kemampuan berhitung pada anaknya.
ANTICIPATING VERBAL ABUSE IN YOUNG CHILDREN THROUGH A CULTURE OF POLITE LANGUAGE Mia Revi Ukhtiani; Farida Ariyani Kangiden; Arip Arizal Mustahidin
Waniambey: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polite language is reflected in the manner of communication through verbal signs or language usage. When communicating, we are subject to cultural norms, not just conveying the ideas we think of. Language usage must be in accordance with the cultural elements that exist in the community where a language is used for communication. The type of research used in this study is qualitative research involving a literature study. The informants in this study were three female teachers and three parents/mothers from Al-Husna Argodadi Early Childhood Education Center in Yogyakarta. In this study, the author used interviews as a data collection instrument, while data analysis was performed using Nvivo software.  This study aims to determine the politeness of language in combating verbal abuse against children. The results of interviews conducted by the researcher with teachers and parents show that polite language is used to combat verbal abuse against children by providing an understanding of appropriate language and polite sentences, and introducing children to which languages are acceptable and unacceptable to use, as well as practicing educational and empathetic communication. Parents and teachers play a crucial role in setting an example and providing ongoing guidance so that children can discern and use language appropriately to achieve their intended meaning in a healthy manner.