Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG PERUBAHAN KENAMPAKAN BUMI MELALUI METODE COURSE REVIEW HORAY Arip Arizal Mustahidin; Eko Wahyu Wibowo
Ibtida’i Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar IPA yang kurang memuaskan pada kelas IV dalam pembelajaran IPA pada materi perubahan kenampakan bumi di SDN Sumber Agung Kota Serang. Hal ini terlihat dari hasil tes siswa yang belum mendapatkan hasil belajar sesuai dengan nilai KKM yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui hasil belajar IPA pada materi perubahan kenampakan bumi di SDN Sumber Agung Kota Serang dengan menggunakan metode course review horay dan untuk mengetahui aktifitas siswa terhadap pelajaran IPA pada materi perubahan kenampakan bumi dengan menggunakan metode course review horay. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah 33 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan pada setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan peresentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus 1 mencapai 72% dengan nilai rata-rata 72 dan pada siklus II presentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 94% dengan nilai rata-rata 75. Berdasarkan hasil ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan metode course review horay pada mata pelajaran IPA materi perubahan kenampakan bumi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Sumber Agung Kota Serang.
STUDI DESKRIPTIF PROSES PERKEMBANGAN NILAI MORAL ANAK USIA DINI: STUDI DESKRIPTIF PROSES PERKEMBANGAN NILAI MORAL ANAK USIA DINI arip arizal mustahidin
PENAIS (Jurnal Pendidikan Agama Islam) Vol. 2 No. 02 (2023): Agustus 2023
Publisher : Amal Insani Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56721/penais.v2i02.275

Abstract

Abstrak Moral merupakan suatu perbuatan atau perilaku baik dan buruk dalam diri seseorang. Seiring berkembangnya jaman, perlahan manusia berubah mengikuti perubahan tersebut. Tidak sedikit juga perubahan jaman mempengaruhi moral manusia menjadi negatif, bahkan terjadi pada anak - anak. Oleh sebab itu, pentingnya nilai moral ditanamkan kepada anak sedini mungkin agar dapat menjadi pondasi yang kokoh dalam membentengi diri dari perilaku negatif akibat perubahan jaman. Penanaman nilai moral dapat dilakukan dengan mengajarkan anak untuk terbiasa menyayangi ciptaan Tuhan, serta berperilaku sopan dan saling menghormati sesama. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui studi penelitian deskriptif perkembangan nilai moral pada anak TK Kelompok A. Jenis studi penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data pada studi penelitian deskriptif ini menggunakan teknik observasi dengan menggunakan instrumen penelitian lembar observasi checklist. Hasil studi penelitian deskriptif ini digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai moral pada anak TK Kelompok A. Perkembangan nilai moral pada anak TK Kelompok A menunjukkan hasil Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Kata Kunci: Perkembangan Nilai Moral, Anak Usia Dini, TK Kelompok A
Pengaruh Aplikasi Edukatif Islami di Era Digital terhadap Pengetahuan Agama Anak Usia Dini: Studi di TK Islam Terpadu, Kota Serang, Banten Mustahidin, Arip Arizal; Lesiani, Lesi; Kangiden, Farida Ariyani
AS-SABIQUN Vol 6 No 5 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v6i5.5317

Abstract

Islamic educational applications are one of the innovations that can make the teaching and learning process easier. Technological advancements, many educational institutions have begun to utilize Islamic educational applications as additional learning media. This app is designed to introduce the basic concepts of Islam through a fun and easy-to-understand method for children. However, although these applications promise benefits in increasing children's religious knowledge, there are a number of issues that need to be considered. This study aims to examine the influence of Islamic educational applications in the digital era on early childhood religious knowledge, especially in Integrated Islamic Kindergarten in Serang City, Banten. This study uses a quantitative approach with experimental design and data analysis using Smart PLS 3. The research population is early childhood in Integrated Islamic Kindergarten in Serang City, Banten. The results of this study show that Islamic educational applications in the digital era have a significant influence on the improvement of early childhood religious knowledge, especially in Integrated Islamic Kindergarten, Serang City, Banten. The use of this application not only enriches the religious learning process in a more interactive and interesting way, but also shows the effectiveness of technology in supporting religious education among children. This research also highlights the importance of the role of parents in accompanying children during the use of the application, as well as the need for quality application development both in terms of content and technology
TEACHERS' EFFORTS TO INCREASE THE LEARNING MOTIVATION OF CHILDREN AGED 5-6 YEARS THROUGH TRADITIONAL CUBLAK-CUBLAK SUWENG GAMES Kangiden, Farida Ariyani; Mustahidin, Arip Arizal; Lesiani, Lesi
Waniambey: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2025): Juni, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivation to learn is an important thing that must be built from an early age. Teachers are one of the motivators at school who must be able to build children's interest in learning.  Play is one of the ways children gain knowledge, in other words, playing for children is learning. So the learning given to children must be through play, such as the traditional game cublak-cublak suweng conducted by teachers in Cilegon City. The traditional game is given to children aged 5-6 years in an effort to increase children's learning motivation which is still low. The research was conducted using the John Elliot model of classroom action research consisting of 2 cycles, where each cycle consists of planning, implementation, observation and reflection stages. The results showed that children's learning motivation increased from pre-cycle to cycle 2. Children showed a high attitude of curiosity, interest in playing again, feeling pleasure while playing, and knowledge as well as commands conveyed by the teacher through traditional games can be accepted and carried out by children very well. In other words, the traditional game cublak-cublak suweng is effective and successful in increasing the learning motivation of children aged 5-6 years.
MENINGKATKAN KECERDASAN NATURALIS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR Lesiani, Lesi; Kangiden, Farida Ariyani; Mustahidin, Arip Arizal
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32737

Abstract

Kecerdasan naturalis merupakan kecerdasan yang mencakup banyak kecakapan dalam mengenali dan mengklasifikasikan flora, fauna, serta bentuk-bentuk alam lainnya. Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai salah satu bentuk dari kegiatan bermain diyakini dapat memberikan manfaat bagi kecerdasan naturalis anak dalam memahami segala hal yang ada di lingkungan sekitar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan kegiatan pemanfaatan lingkungan sekitar dan peningkatan kecerdasan naturalis anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan yang menggunakan model Kemmis dan MC Taggart. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah 70%. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecerdasan naturalis anak berkembang secara signifikan setelah diterapkannya kegiatan pemanfaatan lingkungan sekitar. Kecerdasan naturalis anak menunjukan persentase sebesar 53% pada siklus I dari hasil pra penelitian sebesar 27% kemudian kembali meningkat sebesar 77% pada siklus II. Demikian dapat dikatakan bahwa kegiatan pemanfaatan lingkungan sekitar berhasil meningkatkan kecerdasan naturalis anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Panyaungan, Lebak - Banten.
Praktik Pembelajaran Inklusif Berbasis Kearifan Lokal Pada Satuan Paud Arip Arizal Mustahidin; Lesi Lesiani; Elenita Drihestyawati
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i2.5235

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji praktik pembelajaran inklusif berbasis kearifan lokal dalam satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui pendekatan studi pustaka. Pendidikan inklusif di PAUD menekankan pentingnya penerimaan terhadap keberagaman anak serta penyediaan layanan pendidikan yang setara bagi semua peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus. Di sisi lain, kearifan lokal mencerminkan nilai-nilai budaya yang hidup dalam masyarakat dan dapat dijadikan sumber belajar yang autentik. Kajian ini memfokuskan pada bagaimana integrasi kedua pendekatan tersebut dapat menciptakan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan bermakna bagi anak usia dini. Data diperoleh melalui penelusuran literatur dari jurnal, prosiding, dan dokumen akademik dengan topik pendidikan inklusif dan kearifan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, kesantunan, permainan tradisional, dan cerita rakyat dapat diadaptasi secara pedagogis untuk mendukung pembelajaran yang ramah terhadap kebutuhan anak. Integrasi ini juga terbukti mendukung pembentukan karakter dan memperkuat identitas budaya anak sejak dini. Artikel ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara guru, keluarga, dan komunitas dalam merancang pembelajaran inklusif berbasis kearifan lokal untuk membangun lingkungan belajar yang adil, partisipatif, dan berakar pada konteks sosial budaya masyarakat.